Materi Tarbiyah Akhwat, Pentingnya Pendidikan Islam Bagi Wanita
Urgensi tarbiyah
bagi muslimah atau pentingnya pendidikan
islam bagi wanita jarang sekali dibahas oleh masyarakat. Inilah yang
menyebabkan banyak wanita muslimah yang meremehkan pendidikan islam. Padahal,
wanita sebagai penggerak harusnya memiliki wawasan keislaman yang kuat dalam
dirinya.
Fenomena Pendidikan Islam
Bagi Wanita
Kalau dulu
pendidikan bagi wanita di anggap hal yang remeh mengingat tugas utama wanita sebagian
besar hanya mengurus rumah, keluarga, suami, dan anak-anak. Faktanya, mengurus
keluarga bukanlah perkara yang bisa disebut dengan sebutan ‘hanya’.
Sebagian
besar kualitas generasi masa kini, presiden, pejabat negara, guru, dosen,
dokter, dan bidang lainnya adalah hasil didikan dari seorang wanita, dalam hal
ini ibu. Apabila wanita memiliki pemahaman yang baik terhadap agama islam, maka
generasi didikannya di masa mendatang akan berkualitas dan berakhlak.
Pentingnya Pendidikan Islam
Bagi Wanita
Dengan
pentingnya peran wanita pada kualitas generasi di masa mendatang, maka
pendidikan islam atau tarbiyah juga menempati posisi yang sangat tinggi bagi
wanita. Adapun urgensi tarbiyah bagi muslimah atau wanita adalah sebagai
berikut.
1. Menanamkan Pemeliharaan
Iman yang Lebih Serius
Iman kepada
Allah menjadi dasar utama dari segala ajaran islam. Apabila semua ajaran islam
dilakukan tanpa dasar iman kepada Allah, tentu amal yang dilakukan hanya
sia-sia belaka.
Oleh
karenanya, pendidikan agama islam atau tarbiyah harus dipelajari dengan lebih
serius atas kesadaran diri, bukan hanya karena ikut-ikutan, tuntutan, apalagi
sekadar mengisi waktu luang saja.
2. Tuntutan Bahwa Segala
Amal Keislaman Harus Dikerjakan dengan Bekerjasama
Tidak semua
amal keislaman bisa dilakukan secara sendirian. Ada beberapa jenis amalan wajib
dan sunnah yang harus dilakukan secara bersama-sama, misalnya saja dakwah.
Tanpa adanya kerjasama antar muslimah satu dengan lainnya, maka dakwah akan
sulit diaplikasikan di masyarakat.
Selain itu,
seorang wanita juga memiliki fitrah yang menuntutnya untuk banyak bicara. Untuk
mengarahkan fitrah tersebut pada hal yang positif maka dibentukan pendidikan
islam kepada sesama wanita muslimah lainnya.
Jadi
berbagai amal yang membutuhkan kerja
sama dan banyak komunikasi bisa dilakukan seorang muslimah dengan lebih mudah
karena bisa menemukan kelompok yang sama. Bahkan sesama wanita yang mendapatkan
tarbiyah bisa saling mengingatkan untuk meningkatkan berbagai amalan islam.
3. Mempersiapkan Pendidikan
Islam yang Baik Bagi Wanita Menjadi Tuntutan Zaman
Tuntutan zaman
yang terus berkembang juga menjadi salah satu alasan pentingnya pendidikan
islam bagi wanita.
Di Indonesia
sendiri yang termasuk negara terbuka, berbagai paham sekulerisme dan upaya eksploitasi
wanita terus bermunculan. Akibatnya wanita yang terpengaruh oleh budaya
sekulerisme dan budaya barat lainnya yang membuat mereka semakin jauh dari
agama.
Misalnya dengan
alasan tren, banyak muslimah yang menggunakan pakaian sempit sebagai bukti
krisisnya akhlak dan moral. Lalu apa yang dilakukan diikuti oleh anak cucu
hasil didikannya. Akibatnya generasi bangsa semakin ke depan semakin hancur.
Kondisi ini
sudah memasuki tahap darurat di Indonesia, sehingga wanita harus benar-benar
mendapatkan tarbiyah atau pendidikan islam yang matang. Jadi tidak sampai
terpengaruh oleh perkembangan zaman dan paham luar yang merusak keislaman.
4. Mempersiapkan Generasi
yang Baik dan Berkualitas
Urgensi
tarbiyah bagi wanita yang satu ini sangat penting karena pengaruhnya sangat
luas khususnya bagi generasi mendatang. Dengan adanya pendidikan umum dan islam
yang dimiliki wanita, maka anak-anak yang dilahirkan akan mendapatkan
pendidikan yang baik dan berkualitas pula.
Ibu sendiri
merupakan madrasah atau tempat pendidikan pertama bagi anak-anaknya. Meskipun sudah
disekolahkan di tempat yang baik, dirawat oleh baby sitter yang mahal, tetap
saja anak lebih dominan menirukan pendidikan dari ibu kandungnya.
Apabila
seorang wanita mendapat pendidikan keislaman yang baik, anak-anak yang dididik
juga lebih berakhlak dan beradab. Ini seimbang dengan pendidikan umum yang
didapat di sekolah atau lembaga formal lainnya.
Jadi, anak
tidak hanya bisa menjadi seorang dokter yang pandai, lebih dari itu anak akan
menjadi dokter pandai yang berakhlak. Tidak sombong dan hanya mementingkan
materi sebagai tujuan profesinya.
5. Wanita Adalah Unsur
Pokok Bagi Pembangunan Masyarakat
Walaupun
terlihat lebih lemah dari laki-laki, nyatanya wanita menjadi salah satu unsur
pokok yang sangat penting dalam pembangunan masyarakat. Wanita tetaplah menjadi
faktor pendorong yang sangat besar terhadap gerakan laki-laki.
Banyak laki-laki
yang sukses karena ada wanita hebat di belakangnya. Banyak juga laki yang
korupsi karena ada wanita yang material dan menuntut uang di belakangnya.
Dengan
adanya pendidikan islam atau tarbiyah bagi wanita, maka laki-laki juga
terpengaruh untuk hidup lebih sehat dan berakhlak. Demikian halnya dengan anak-anak
yang menjadi hasil didikan wanita.
7. Perempuan Memiliki
Fitrah Sebagai Pondasi Kehidupan
Salah satu
kehebatan wanita yang jarang disadari adalah mampu melakukan segala sesuatunya dengan
lebih mandiri dibandingkan laki-laki. Wanita mampu melakukan pekerjaan
laki-laki dan wanita seperti bekerja dan merawat bayi. Sementara laki-laki hanya
mampu melakukan pekerjaan laki-laki saja dan tidak semuanya mampu merawat bayi,
memasak, dan mendidik anak seperti wanita.
Dengan
potensi kemandirian yang dimiliki wanita inilah, ia berperan sebagai pondasi
dalam kehidupan. Wanita bisa melakukan perbaikan diri, keluarga, dan masyarakat
sekalipun dengan cara personal.
Selain 7
poin pokok di atas, sebenarnya masih banyak faktor lain yang menjadi alasan pentingnya pendidikan islam bagi wanita. Oleh
karenanya, seorang wanita harus mau menerima dan mengikuti pendidikan islam
secara sadar sebagai tuntutan dari perannya yang besar dalam kehidupan.

0 Response to "Materi Tarbiyah Akhwat, Pentingnya Pendidikan Islam Bagi Wanita"
Post a Comment