Pentingnya Dua Kalimat Syahadat (Ahamiyatu Syahadatain) dalam Islam

 



Sebagai umat islam, tentu tidak asing dengan kalimat syahadat yang selalu diucapkan dalam shalat lima waktu. Bacaan syahadat juga sering wajib diucapkan ketika seseorang memutuskan untuk memeluk agama islam. Lalu apakah pentingnya dua kalimat syahadat bagi umat muslim?

Makna Syahadat

Sebelum mengetahui betapa pentingnya dua kalimat syahadat, pengucapan, dan penerapannya bagi seorang muslim, maka lafal yang diucapkan dengan bahasa Arab ini perlu diketahui artinya terlebih dahulu.

Lafal asyhadu an laailaa ha illalloh, wa asyhadu anna muhammadar rosulullah.

Lafal ini sering disebut sebagai dua kalimat syahadat karena di dalamnya terdapat dua persaksian, yaitu :

1. Persaksian Tiada Tuhan Selain Allah

Orang yang mengucapkan kalimat syahadat meskipun menggunakan bahasa Arab seharusnya tahu bahwa lafaz syahadat yang diucapkan menjadi tanda bahwa dia percaya kalau tidak ada Tuhan yang berhak dan wajib disembah selain Allah.

Ini inti pertama dari kalimat syahadat. Jadi, orang yang tadinya percaya dengan Tuhan lain seperti Dewa, Yesus, ataupun Roh, harus menghilangkan kepercayaan tersebut dan percaya kalau Tuhannya hanya Allah. Tuhan seluruh manusia, alam, bumi dan seisinya adalah Allah.

2. Persaksian Nabi Muhammad Utusan Allah

Makna penting ke dua adalah bersaksi dan meyakini bahwa Nabi Muhammad saw adalah utusan Allah. Jadi orang yang bersyahadat setidaknya harus mengenal Nabi Muhammad melalui Al Quran atau umat muslim lainnya siapa itu Muhammad.

Muhammad adalah utusan Allah yakni Nabi terakhir yang menyampaikan wahyu dan ajaran islam kepada umat manusia. Nabi tentu tidak membuat-buat agama sendiri, tapi dipilih Allah untuk menyampaikan islam kepada umat manusia.

Orang yang sudah bersyahadat seharusnya juga belajar untuk terus mengenal nabinya dan menentang keras adanya orang lain atau pihak lain yang mengaku sebagai nabi setelahnya.

Pentingnya Dua Kalimat Syahadat

Sebagai tanda yang membedakan orang muslim dan non muslim, ada banyak sekali urgensi atau pentingnya syahadat dalam ajaran agama islam yang harus diketahui umat islam. Jangan hanya bersyahadat tanpa tahu makna penting dan penerapan ucapan tersebut.

Adapun pentingnya syahadat dalam islam di antaranya :

1. Sebagai Jalan Pertama Untuk Masuk dan Memeluk Agama Islam

Sudah diketahui bersama bahwa orang yang ingin masuk islam harus mau membuktikan keislamannya dengan mengucapkan dua kalimat syahadat. Apabila ingkar terhadap kesaksian ini maka tidak bisa disebut islam.

Salah sat dalilnya terdapat dalam QS Al A’raf ayat 172.

Dalam surat ini Allah menjelaskan tentang sikap orang Yahudi yang ingkar dengan fitrah semua manusia yang awalnya semua beriman kepada Allah. Namun ketika ada seruan dari Nabi mereka mengingkarinya. Jadi orang yang mengingkari kesaksian terhadap Allah tidak bisa disebut orang islam.

2. Menjadi Inti Dari Seluruh Ajaran Islam

Ajaran islam dibawa oleh Nabi atas perintah Allah SWT. Semua Nabi yang diutus Allah memiliki tugas yang sama yakni untuk mengesakan Allah dan tidak menjadikan yang lain sebagai Tuhan. Tidak ada satupun Rasul yang diutus Allah kecuali diperintah untuk mengajak umat mengesakan Allah.

Pentingnya dua kalimat syahadat sebagai inti dari ajaran agama islam ini juga dijelaskan Allah dalam Al Quran Surat Al Anbiyaa’ ayat 25.  

3. Sebagai Konsep Dasar Kehidupan dan Kematian yang Paling Sempurna

Sebelum agama islam dan perintah mengesakan Allah ini muncul, orang-orang yang tidak beragama tidak memiliki konsep dasar kehidupan dan kematian yang jelas. Mereka hanya mengira-ngira sehingga konsep yang dibuat tidak masuk akal dan banyak berubah-ubah.

Misalnya saja konsep tentang orang yang sudah mati akan berubah menjadi roh dan masih bisa melihat kehidupan manusia. Ada juga yang mengatakan bahwa orang yang sudah mati hidupnya sudah selesai dan tidak ada kehidupan lagi.

Jadi manusia hidup sekali bisa bebas sesukanya berbuat kerusakan tanpa ada balasan atas perbuatannya.

Konsep ini langsung dipatahkan oleh ajaran islam yang bersyahadat bahwa tiada Tuhan Selain Allah yang memiliki segala kehidupan. Tidak ada roh yang berkuasa, tidak ada manusia yang bebas berkuasa seakan-akan seperti Tuhan.

4. Menjadi Hakikat dan Tujuan Utama Para Nabi dan Rasul

Hakikat dakwah para Nabi dan Rasul adalah untuk mengajak umat manusia untuk mengesakan Allah. Seluruh ajaran akhlak, tauhid, hingga syariat kembali lagi kepada persaksian bahwa Tiada Tuhan Selain Allah.

Banyak dalil yang menyebutkan bahwa hakikat dakwah Nabi adalah syahadat, seperti dalam Al Quran surat Al Anam ayat 19, Ali Imran ayat 31, serta An Nahl ayat 36.

5. Sebagai Jalan ke Surga

Orang yang bersyahadat dan meyakini bahwa Tiada Tuhan selain Allah akan mendapatkan balasan dimasukkan dalam surga. Meskipun selama hidupnya banyak berbuat dosa, namun ketika dosa tersebut sudah dibalas dan dibersihkan di neraka, ia tetap berhak masuk surga atas keimanannya.

Ini juga sesuai dengan hadis yang berbunyi siapa saja yang mengucapkan Tiada Tuhan Selain Allah, maka akan dimasukkan ke surga.

Sebaliknya, mereka yang sama sekali tidak beriman bahwa Allah adalah Tuhannya dan mengingkari syahadat, maka tidak akan mendapatkan keutamaan yang besar berupa surga.

Dengan mengetahui pentingnya dua kalimat syahadat dalam kehidupan umat islam, maka seharusnya orang islam bisa mengamalkan dan mempertanggungjawabkan kalimat syahadat yang sering diucapkannya. Bukan sebatas tanda bahwa syahadat yang diucapkan membuktikan statusnya adalah islam. 

0 Response to "Pentingnya Dua Kalimat Syahadat (Ahamiyatu Syahadatain) dalam Islam"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel