Materi Tarbiyah Akhwat, Akidah yang Bersih (Salimul Akidah)
Akidah
adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan keimanan kepada Allah SWT. Orang
yang beragama islam wajib memiliki akidah
yang bersih sebagai komitmen atas persaksian yang diucapkan melalui dua
kalimat syahadat.
Definisi Akidah yang Bersih
Akidah yang
bersih adalah akidah yang tidak ternodai oleh berbagai kepercayaan lain
sehingga mengarah kepada kesyirikan. Akidah bersih berarti beriman sepenuhnya
kepada Allah dan Rasulnya tanpa ada keraguan di dalamnya.
Dasar dan
pedoman utama dari akidah adalah kepercayaan bahwa hanya Allah Tuhan seluruh
alam yang memiliki segala kekuasaan. Serta yakin bahwa Nabi Muhammad adalah
utusan Allah yang membawa risalah agama dan wajib diikuti.
Seseorang
yang memiliki akidah bersih akan senantiasa menjadikan Al Quran dan Hadis
sebagai pedoman hidup. Keimanannya pada Allah dan Rasulnya tidak akan pernah
tergoyahkan oleh apapun meskipun tergerus zaman.
Keyakinan
pada Allah dan Rasulnya ini juga murni tanpa ada keyakinan lain yang dicampur
adukan di dalamnya. Sebagaimana air mineral yang belum tersentuh oleh gula
ataupun zat lainnya.
Akidah yang Bersih dalam Al
Quran
Ada banyak
sekali dalil dalam Al Quran terkait kemurnian akidah. Itulah mengapa penanaman
akidah ini menjadi sangat penting bagi umat muslim. Tanpa adanya kemurnian
akidah, keimanan akan mudah hilang dan dipenuhi oleh keraguan. Padahal keraguan
sendiri berasal dari bisikan setan.
Beberapa
dalil yang membahas tentang akidah di antaranya :
1. Al Quran Surat Al Ikhlas
Semua ayat
dalam surat al Ikhlas menekankan pada kemurnian akidah yang seharusnya dimiliki
oleh umat muslim. Adapun poin-poin dari pembahasan akidah dalam surat Al Ikhlas
adalah :
·
Allah yang Maha Esa, tidak ada Tuhan lain selain
Allah.
·
Semua makhluk bergantung kepada Allah saja.
·
Allah tidak memiliki sifat-sifat seperti manusia
contohnya tidak beranak dan tidak diperanakkan.
·
Tidak ada satu orang pun yang setara dengan Dia.
2. Al Anfal ayat 2
Dalam surat
ini Allah menjelaskan terkait sifat-sifat orang beriman yang memiliki akidah
bersih, yakni ketika disebut nama Allah maka hatinya akan langsung gemetar.
Bahkan saat dibacakan ayat-ayat Al Quran, keimanannya akan semakin bertambah
dan hanya kepada Allah mereka bertawakal.
3. Al Hasyr ayat 7
Dalam ayat
ini secara tidak langsung juga memerintahkan seseorang untuk memurnikan ibadah.
Dimana segala sesuatu yang diberikan dan disampaikan oleh Nabi Muhammad tentu
harus diterima. Sebaliknya apa yang dilarang seharusnya ditinggalkan.
4. Ayat Lainnya
Masih banyak
ayat lain yang membahas tentang akidah yang murni pada orang-orang beriman.
Misalnya dalam Al Quran surat An Nisa : 36, An Nisa’ : 80, Al Quran surat Hud :
88, dan masih banyak lagi.
Ayat-ayat
tersebut juga menjadi salah satu dasar tujuan tarbiyah bagi wanita agar bisa berperan dalam mendidik anak-anaknya sejak
kecil dengan akidah yang bersih dan kuat sebagai bekal di masa depan.
5. Dalam Beberapa Hadis
Salah satu
hadis yang membahas tentang akidah bersih yang harus dimiliki umat islam diriwayatkan
oleh Bukhari yang berbunyi :
Telah
kutinggalkan kepada kalian dua perkara, jika kalian berpegang teguh kepada
keduanya kalian tidak akan tersesat selama-lamanya. Yaitu Kitab Allah (Al
Quran) dan Sunnah Rasulullah saw.
Pentingnya Memiliki Akidah
yang Bersih
Akidah bagi
umat islam memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.
Apabila akidahnya ternodai, maka keimanannya kepada Allah juga akan bermasalah
sehingga sangat mudah masuk dalam lubang kesyirikan.
Adapun
beberapa hal yang menyebabkan pentingnya akidah dalam islam adalah :
1. Akidah Menjadi Nilai
Dari Amal Perbuatan Seseorang
Amal
perbuatan seseorang baru dinilai mendapatkan pahala atau tidak jika dilihat
dari akidahnya. Meskipun seseorang senantiasa berbuat baik, namun apabila tidak
dilakukan karena Allah, maka ibadahnya dinilai sia-sia.
Orang yang
beramal tanpa akidah dan kepercayaan kepada Allah tidak akan mendapatkan balasan
pahala, namun akan mendapat balasan kebaikan di dunia saja. Di akhirat kelak,
perbuatan yang tidak dilakukan atas dasar akidah yang benar karena Allah, tidak
akan dihitung pahala.
2. Akidah Menjadi Pembeda
Orang Islam dengan Bukan Islam
Akidah juga
membedakan antara orang islam dengan bukan islam. Tanpa adanya akidah dan
keimanan kepada Allah serta 5 rukun iman lainnya, tentu saja tidak ada bedanya
antara orang islam dengan yang bukan islam.
Orang islam
adalah orang yang beriman kepada Allah, Malaikat, Kitab, Nabi dan Rasul, hari
Kiamat, serta qada’ dan qadar. Jika mengaku islam namun tidak percaya kepada 6
rukun iman ini, tentu belum bisa dikatakan sebagai orang islam.
3. Mencegah Dari Perbuatan
Syirik
Akidah juga
sangat penting karena bisa mencegah seseorang dari perbuatan syirik yang sangat
dibenci Allah. Bahkan syirik termasuk perbuatan dosa yang tidak akan diampuni
Allah sebelum orang yang melakukannya benar-benar bertaubat dan kembali beriman
kepada Allah.
Tanpa adanya
akidah yang benar, seseorang akan sangat mudah terjatuh dalam perbuatan syirik.
Misalnya orang yang tidak beriman bahwa Allah yang Maha Mengatur Rezeki. Pada akhirnya
berusaha mengunakan cara lain yang dianggap bisa memberikan rezeki seperti
melakukan riba’ dan pesugihan.
Bentuk Aplikasi dari Akidah
yang Bersih dalam Kehidupan
Ada banyak
sekali bentuk aplikasi dari akidah dalam kehidupan sehari-hari, baik yang
disadari ataupun tanpa disadari sekalipun. Beberapa contoh perbuatan tersebut
di antaranya :
·
Tidak mudah melakukan maksiat karena sadar bahwa
dirinya selalu diawasi oleh Allah dan malaikat siap mencatatnya.
·
Tidak menyekutukan Allah dengan yang lain.
·
Selalu bersandar kepada Allah dalam segala hal.
·
Bersikap tawakal dan tidak ambisius dalam segala
hal.
·
Berhati-hati dalam menjaga lisannya dari
kata-kata yang mengandung syirik. Misalnya saat sakit menganggap bahwa obat
yang diminum bisa menyembuhkannya. Padahal hal ini mengandung syirik asghar
karena obat sifatnya hanya perantara.
·
Tidak memaksakan kehendak dan takdir yang sudah
Allah berikan.
·
Senantiasa berikhtiar dengan cara yang benar.
·
Beramal hanya karena Allah, bukan karena manusia
ataupun riya’.
·
Tidak takut kepada apa dan siapapun, karena
dirinya hanya merasa takut kepada Allah saja.
Masih banyak
contoh perbuatan lainnya dalam kehidupan sehari-hari yang mencerminkan adanya
kemurnian akidah dalam diri seseorang.
Dalam islam,
keimanan memegang peran yang sangat penting karena menentukan apakah amalan
yang dilakukan diterima atau tidak oleh Allah. Untuk itulah, wanita muslim wajib
memiliki akidah yang bersih untuk
dirinya sendiri dan untuk diajarkan atau ditanamkan ke dalam jiwa anak-anaknya
sedini mungkin.

cc
ReplyDelete