Cara Menaklukan Pelajaran Sejarah yang Ampuh dalam Islam


Bagi pelajar SMP ataupun SMA, sejarah merupakan salah satu mata pelajaran yang santai namun agak menakutkan. Terbilang santai, karena tidak masuk dalam ujian nasional, namun menakutkan karena pengaruh nilai sejarah yang anjlok akan mengurangi jumlah nilai rapor.  Bagi pelajar muslim,  ada beberapa trik atau cara  menaklukan pelajaran sejarah yang sesuai sunah dan mudah diterapkan .

 

Cara  Menaklukan Pelajaran Sejarah


Banyak orang yang suka mendengarkan kisah sejarah, namun tidak semua dari mereka yang suka mempelajari sendiri. Hal ini disebabkan karena banyaknya materi yang harus diingat atau dihafal sehingga menjadi sangat menakutkan bagi mereka yang tidak memiliki memori yang kuat. Namun, ada beberapa trik yang bisa dilakukan dalam menaklukan pelajaran sejarah, diantaranya

 

1.Membaca dengan Nama Allah


Islam sangat menyarankan pemeluknya untuk membaca, hal ini dibuktikan dengan turunnya wahyu pertama yang menyuruh membaca yakni dalam surah Al Alaq ayat 1-5

Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmu lah yang Maha Mulia. Yang Mengajar (manusia) dengan pena. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya”

Sebagai pelajar muslim, hendaknya dalam belajar sejarah jangan lupa menyebut nama Allah, serta ambil segala hikmah dan pelajaran yang bisa diambil dari cerita. Dengan demikian, semua yang kita baca akan mudah diingat, dan sulit dilupakan.

 

2.Memahami dan Anggap Membaca Sejarah Seperti Membaca Novel


Cara  menaklukan pelajaran sejarah yang kedua, adalah dengan memahami apa yang sudah dibaca, bukan hanya sekadar membaca dan tidak membekas dalam hati. Dengan memahami alur cerita dari awal hingga akhir, maka pelajaran sejarah yang awalnya menakutkan, menjadi menyenangkan dan menarik.

Anggap pelajaran ini seperti membaca novel atau komik, sehingga tidak menjadi beban sebelum mempelajarinya. Jika sebelum membaca sudah terasa berat, maka segala kisah menarik yang ada dalam pelajaran sejarah, terasa membosankan.

 

3.Wajib Menulis Kerangka Sejarah


Setelah anda memahami pelajaran sejarah dan membacanya dengan tuntas, maka wajib membuat kerangka sejarah. Kerangka yang kita tulis, menjadi kunci utama untuk mengikat hafalan, agar tidak mudah kabur dan lepas dari ingatan.

Dengan menulis ulang kerangka sejarah, maka kita dilatih untuk mengingat kembali apa yang baru saja kita baca. Selain itu, tulisan di buku catatan pribadi  juga bisa menjadi pengikat ilmu yang sudah kita dapatkan. Hal ini sesuai dengan anjuran dari imam syafi’i, dimana beliau berkata

Ilmu adalah buruan, dan tulisan adalah ikatannya, ikatlah buruan mu dengan tali yang kuat, termasuk kebodohan kalau engkau memburu kijang, setelah itu kamu tinggalkan terlepas begitu saja”

Jadi dalam belajar sejarah tidak hanya harus rajin membaca, namun juga harus rajin menulis, agar tidak mudah lelah, catat kerangkanya saja. Kerangka inilah yang bisa dipelajari dengan mudah, dan sangat praktis untuk dibawa ke segala tempat karena isinya yang sangat ringkas dan tidak menghabiskan banyak lembar untuk menulis.

 

4.Tekankan Hafalan pada Nama Tokoh dan Tahun


Tidak dapat di pungkiri lagi, bahwa belajar sejarah tidak bisa luput dari nama tokoh dan tahun kejadian. Biasanya dua hal inilah yang paling sulit diingat, karena tidak ada alur cerita yang bisa diikat dan dipahami.

Oleh sebab itu perlakukan nama tokoh dan tahun dengan lebih istimewa dibandingkan dengan bacaan lainnya, sebagai salah satu cara  menaklukan pelajaran sejarah. Dalam kerangka yang anda buat, jangan lupa untuk menulis tahun serta nama tokoh, dan digaris bawahi sebagai hafalan utama yang harus diulang .

 

5.Buat Singkatan dari Inisial Awal


Langkah ke lima, agar mudah memahami pelajaran sejarah adalah dengan membuat singkatan dari inisial awal hafalan. Contoh mudahnya adalah seperti dalam menghafal nama-nama pelangi yang menggunakan singkatan mejikuhibiniu untuk warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.

Singkatan inisial bisa anda ambil dari kerangka tulisan yang berurutan dan sesuai dengan sub pembahasan. Misalnya tokoh pemuda yang berperan dalam peristiwa Rengasdengklok, anda bisa menulis inisial nya agar tidak mudah lupa.

 

6. Ulangi Hafalan Waktu Subuh


Langkah terakhir adalah, dengan mengulangi hafalan menggunakan kerangka yang sudah ditulis, gunakan waktu subuh yang sangat tenang, dan manfaatkan pikiran segar di waktu subuh. Bagi pelajar muslim, tentu hal ini tidak sulit karena di waktu subuh, kita memiliki kewajiban untuk melaksanakan salat subuh.

 Jangan lupa untuk mengawali salat subuh dengan mandi agar tidak mengantuk, dan mencegah keinginan untuk tidur kembali setelah subuh. Padahal tidur setelah subuh adalah perbuatan yang sangat tidak disukai Rasulullah, terlebih waktu tersebut ada dua malaikat yang mendoakan manusia.

Demikianlah beberapa cara yang bisa anda lakukan agar bisa mempelajari pelajaran sejarah dengan mudah. Sebagai seorang muslim, kita patut bersyukur, karena islam telah memberikan solusi atas segala masalah yang dihadapi, bahkan terkait cara belajar. Termasuk di dalamnya adalah  cara  menaklukan pelajaran sejarah yang banyak ditakuti karena sulitnya mempelajari.


0 Response to "Cara Menaklukan Pelajaran Sejarah yang Ampuh dalam Islam"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel