5 Pekerjaan Sesuai Sunnah Berikut Cocok untuk Dijalani Pada Usia Senja atau Pensiunan!



Bekerja di usia muda adalah hal biasa, karena pada usia tersebut tubuh masih sangat produktif dan seseorang masih bisa mengembangkan inspirasi nya sebaik mungkin. Namun yang sering menjadi masalah adalah mereka yang berada pada usia antara 50-60 tahun dimana usia tersebut masuk dalam tahap pensiun dan tentunya mendekati kematian. Sebagian orang memilih untuk menghabiskan masa tua di rumah, namun hal ini tentu tidak nyaman bagi yang masih kuat bekerja, sehingga memutuskan untuk tetap melakukan pekerjaan untuk pensiunan yang sesuai.

5 Pekerjaan Untuk Pensiunan


Menjadi orang tua yang hanya bertumpu pada pemberian anak memang bukan hal yang menyenangkan, terlebih jika anak yang memberikan nafkah tidak tinggal satu rumah. Namun untuk terus bekerja, tentu tenaga sudah tidak semaksimal dulu. Oleh karena itu ada beberapa pekerjaan untuk pensiunan yang patut dicoba karena tidak melalaikan orang tua dari usianya yang mendekati ajal, diantaranya

 

1.Peternak


Bagi mereka yang menyukai hewan, maka bekerja sebagai peternak merupakan pekerjaan untuk pensiunan yang patut untuk di coba. Pekerjaan ini juga tidak mengeluarkan banyak tenaga, sehingga mereka yang berada pada usia senja tetap bisa menjalaninya dengan baik. Selain itu beternak atau menggembala adalah pekerjaan yang dilakukan oleh para nabi dan rasul termasuk nabi Muhammad saw.

Nabi Muhammad saw bersabda “Tidaklah Allah mengutus seorang nabi melainkan dia menggembalakan kambing” para sahabat bertanya “termasuk engkau juga?” maka nabi menjawab “ya aku juga menggembalakannya dengan upah beberapa qirat milik penduduk Mekah”
HR. Bukhari

Dibalik pekerjaan peternak terselip banyak hikmah yang bisa diambil, sehingga Allah mengutus hambanya menjadi nabi dari golongan orang yang pernah menggembala. Namun untuk hikmah yang bisa diambil, terkait pekerjaan untuk pensiunan adalah menggembala memberikan ruang bebas kepada seseorang untuk bertaddabur alam, menikmati kebesaran Allah ketika mencari makanan hewan peliharaannya.

Selain itu, seseorang juga bisa belajar sabar dan menyayangi hewan, memperhatikan karakter hewan yang satu dengan lainnya, dan belajar untuk mengendalikannya. Bahkan proses kehidupan hewan, dari sehat, berkembang biak, sakit, hingga meninggal bisa menjadi pelajaran bagi peternak untuk mensyukuri nikmat kehidupan dari Allah dan mengingat kematian.

 

2.Bertani atau Berkebun



Pekerjaan untuk pensiunan selanjutnya adalah bertani atau berkebun, salah satu hikmah pekerjaan ini juga tidak jauh berbeda dengan beternak, yakni banyak bertaddabur alam. Melihat proses tumbuh kembang tanaman, mulai dari menanam bibit, hingga berkembang biak dan dipanen. Selain itu, bertani atau bercocok tanam juga merupakan pekerjaan yang dianjurkan nabi Muhammad saw

Tidaklah seorang muslim menanam suatu pohon melainkan apa yang dimakan dari tanaman itu sebagai sedekah baginya, dan apa yang dicuri dari tanaman tersebut sebagai sedekah baginya dan tidaklah kepunyaan seorang itu dikurangi melainkan menjadi sedekah baginya”
HR Muslim

Pekerjaan bertani memang tidak terlalu ringan, karena ada banyak tenaga yang dikeluarkan untuk menanam bibit hingga memanen nya. Walaupun demikian, segala aktivitas dalam bercocok tanam terbilang menyehatkan tubuh, terlebih jika harus berpeluh-peluh dibawah sinar matahari. Namun yang harus dihindari adalah seseorang terlalu keras memforsir tubuhnya untuk bertani mencari hasil panen yang melimpah, karena bisa melalaikan kepada Allah dan menganggap hasil panen adalah usahanya sendiri.

Jika melakukan pekerjaan bertani sekadarnya saja, hanya untuk mengisi aktivitas kosong setelah pensiun, maka ia bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan. Tanpa melihat hasil panen, namun menikmati segala proses kerja yang dilakukan dalam bertani, mulai menanam bibit, merawat tanaman dari hama dan gulma, serta memanen hasilnya. Sementara masalah yang terjadi akibat hasil panen dicuri, atau burung yang memakan biji padi menjadi sedekah baginya yang bisa menjadi bekal akhirat.

 

3.Guru Les / Guru Mengaji


Untuk pekerjaan guru ini memang membutuhkan skill atau kemampuan tersendiri serta ilmu yang mumpuni, tidak hanya sekadar mengajarkan. Oleh karena itu, pekerjaan untuk pensiunan yang satu ini hanya bisa diterapkan oleh mereka yang mampu saja. Misalnya pensiunan guru, ataupun guru agama yang bisa mengajarkan mengaji.

Seseorang bisa membuka les di rumah tanpa harus banyak bergerak, sehingga tidak menghabiskan banyak tenaga. Bagi mereka yang tidak memiliki skill guru, bisa saja memutuskan untuk membuka les di rumah, namun hanya pelajaran tertentu yang berhubungan dengan skill nya. Misalnya dulunya bekerja di bidang IT, maka bisa membuka les komputer, atau IT lainnya, agar seseorang terhindar dari mengajarkan sesuatu yang tidak diketahui.

Guru yang merupakan pekerjaan untuk pensiunan ini tidak hanya bisa mengisi waktu kosong di hari tua, namun juga bisa memberikan manfaat untuk orang lain, terlebih jika mengajarkan agama atau mengaji. Maka ilmu yang diajarkan akan bernilai amal jariyah yang bisa menjadi tambahan bekal ketika meninggal.

Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan, maka ia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya”
HR Muslim

 

4.Penulis



Sama hal nya dengan guru, menjadi penulis juga membutuhkan skill dan bakat dari diri masing-masing, namun menulis akan menjadi mudah jika orang berani mencoba hingga terbiasa. Penulis adalah pekerjaan untuk pensiunan yang paling mudah, karena tidak butuh banyak bicara ataupun tenaga. Agar lebih mudah, tulislah segala ilmu yang dimiliki selama bekerja, seperti ilmu sastra, teknologi, atau bahkan tentang proses membangun gedung, jika dulunya bekerja menjadi kuli.

Namun pekerjaan ini tidak cocok bagi orang tua yang tinggal sendiri tanpa didampingi anak dan istri atau suami, karena menjadi penulis akan membuat seseorang semakin kesepian. Selain itu, jadikan penulis adalah wadah untuk menuangkan hobi atau ilmu yang dimiliki untuk mengisi kekosongan di usia senja.

Jangan jadikan menjadi sebuah pekerjaan yang mengharap penghasilan, karena originalitas tulisan akan terganggu dan terkesan dibuat-buat demi memperoleh tulisan yang disukai dan menghasilkan. Seperti yang pernah dibahas dalam artikel sebelumnya mengenai alasan kita harus menulis lengkap dengan keutamaan nya dalam agama dan manfaatnya bagi orang lain.

 

5.Usaha Sesuai Bakat


Pekerjaan untuk pensiunan terakhir jika seseorang tidak berminat dengan pekerjaan lain adalah dengan membuka usaha sesuai dengan bakat dan pekerjaan yang pernah dilakukan. Misalnya dulunya seorang desainer, atau dokter di rumah sakit, maka bisa membuka linik sendiri, atau membuka butik sendiri di rumah. Segala usaha yang didasari dengan pengalaman dan bakat serta hobi tentu akan sangat menyenangkan jika dijalankan, dan tentunya tidak menguras pikiran dihari tua.

Hindari mencoba usaha yang belum pernah dilakukan  sendiri, misalnya ingin membuka usaha otomotif, namun selama masa mudanya tidak pernah bekerja dibidang tersebut. Karena pekerjaan tersebut akan sangat menguras pikiran dan bisa membuat orang tua mudah setres hingga berakibat penyakit.

Demikianlah beberapa pekerjaan yang patut untuk dicoba, terutama bagi seorang muslim yang ingin menjalankan pekerjaan yang disunahkan nabi Muhammad saw. Maka segala pekerjaan untuk pensiunan yang dijalani dengan niat menjalankan sunah rasul, akan dinilai ibadah, dan menjadi tambahan bekal untuk di akhirat kelak. Terlebih jika sudah memasuki usia tua yang identik mendekati kematian.


0 Response to "5 Pekerjaan Sesuai Sunnah Berikut Cocok untuk Dijalani Pada Usia Senja atau Pensiunan!"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel