13 Cara Cepat Kaya Menurut Islam 3 Perbaiki Tindakan


 



Tahapan pertama untuk cepat kaya dan sukses yang paling penting memang terletak pada pola pikiran orang itu sendiri. Ketika pikiran sudah siap menjadi orang kaya dan telah diformat dengan baik, barulah cara cepat kaya menurut islam yang ke 3 yakni memperbaiki tindakan bisa diterapkan.

Cara Cepat Kaya Menurut Islam, 3 Perbaiki Tindakan

Pikiran yang baik tentunya diimbangi juga dengan tindakan yang baik. Saling berkesinambungan antara keduanya tentu akan mempercepat potensi menjadi sukses dan kaya yang diinginkan seseorang.

Berkaitan dengan perbaikan tindakan ini, ada beberapa hal penting yang perlu diterapkan untuk menjadi kaya, yaitu:

1. Menjadi Baik untuk Mendapat yang Terbaik

Menjadi kaya adalah hal baik yang diinginkan banyak orang secara manusiawi. Tentu saja untuk mendapatkan kekayaan dan kesuksesan yang terbaik, langkah pertama adalah harus menjadi baik terlebih dahulu.

Ada sebuah ungkapan yang cukup menarik untuk diambil pelajaran, yakni “Jadilah manusia yang baik, maka Anda akan mendapatkan hal yang terbaik.”

Jika secara umum konsep ini sering dikait-kaitkan dengan karma, tentu sebagai umat muslim, kita juga memiliki dasar ini sesuai syariat Islam. Dalam Al Quran surat Ar Rahman ayat 60 Allah berfirman yang artinya, “Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula)”

Tidak heran ketika seseorang berusaha berbuat baik dengan tindakannya, kebaikannya itu akan dibalas dengan kebaikan yang lebih besar. Bisa melalui kebaikan orang lain, atau Allah langsung yang akan membalas kebaikan tersebut.

Senantiasa berbuat baik kepada siapapun akan membuat seseorang mendapat balasan kebaikan pula dari Allah yang lebih setimpal. Balasan tersebut tentunya kekayaan yang bisa berupa harta, hati, kedudukan, dan yang lebih dari itu.

2. Terapkan Rumus Aksi = Reaksi

Bagi yang pernah masuk dalam jurusan IPA, tentu sangat akrab dengan hukum fisika yakni Newton III. Hukum ini berbunyi “Setiap aksi akan ada reaksi kebalikan yang sama.” Singkatnya ditulis AKSI = REAKSI.

Hukum ini lebih ditujukan pada benda, di mana setiap aksi atau gaya yang diberikan pada benda maka akan memberikan gaya lawanan yang lebih luas.

Gaya ini bisa diaplikasikan dalam kehidupan. Setiap tindakan yang dilakukan pada lingkungan atau manusia lainnya, akan mendapat sikap balasan terhadap pelaku utama yang melakukan tindakan tadi.

Jika diubah dalam teori kehidupan, gaya ini bisa berbunyi “Perlakukanlah seseorang sebagaimana Anda berharap orang lain akan memperlakukan Anda.”

Kalau berharap mendapat perlakuan yang baik, lakukanlah tindakan yang baik pula. Jika ingin alam dan lingkungan memberikan kebaikan, maka berlakulah baik pula pada alam dan lingkungan sekitar.

Berkaitan dengan kesuksesan singkatnya “Apabila ingin mendapatkan kesuksesan, bantulah orang lain untuk mendapatkan kesuksesan sesuai kemampuan.”

3. Saat Memberi Pasti Akan Menerima

Hukum aksi dan reaksi ketika disederhanakan lagi dalam aplikasi kehidupan adalah, ketika kita memberi pasti akan menerima. Bahkan apa yang akan diterima bisa jauh lebih besar dari apa yang diberikan pada orang lain.

Meskipun kondisi sedang terbatas, jangan berpikir tidak bisa memberi karena keterbatasan tersebut. Sebaliknya, cari apa yang bisa diberikan pada orang lain yang memudahkan jalan kesuksesan mereka atau meringankan beban ekonomi mereka.

Inilah cara cepat kaya menurut islam yang cukup ampuh namun banyak diabaikan oleh masyarakat dari kalangan menengah ke bawah.

Nantinya, Allah pasti akan memberi balasan yang lebih besar dari apa yang diberikan. Sebagai umat islam, sebaiknya apa yang dilakukan memang semata karena Allah dan keyakinan akan kemurahan Allah. Bukan hanya sekadar ingin mendapat balasan berupa kekayaan saja.

4. Jangan Berpikir Mengubah Dunia Sebelum Mengubah Diri Sendiri

Kesuksesan memang berawal dari impian. Agar bisa mengubah dunia, tentu harus bermimpi untuk mengubah dunia. Jika mimpi tidak ada, keinginan tersebut tidak akan pernah ada dan terwujud.

Meski teori ini benar adanya, tapi ada satu konsep dasar yang banyak dilupakan masyarakat. Konsep dasar tersebut bisa diambil dari perkataan penulis terkenal Rusia Leo Tolstoy.

“Semua orang berpikir untuk mengubah dunia, tapi tak ada satupun yang berpikir untuk mengubah diri mereka sendiri”

Dari perkataan ini bisa disimpulkan bahwa untuk mengubah dunia, harus bisa mengubah diri sendiri terlebih dahulu sehingga pantas menjadi orang yang bisa mengubah dunia.

5. Gunakan Konsep Berbagi Orang Kaya yang Berpikir Luas

Salah satu penyebab orang kaya tetap berada dalam kekayaan dan kesuksesannya bukan karena faktor hartanya yang sudah banyak. Lebih dari itu, mereka memiliki pemikiran yang memang pantas menjadi orang kaya.

Mengapa banyak sekali orang kaya yang tetap bertahan dalam kekayaannya?

Jawabannya karena orang kaya selalu memberikan hartanya untuk mempermudah kehidupan orang-orang miskin, baik disengaja ataupun tidak. Secara sengaja bisa dicontohkan dengan mereka memberikan langsung harta tersebut kepada orang miskin.

Sementara secara tidak langsung, mereka banyak membuka lapangan pekerjaan bagi orang-orang yang tidak mampu atau di bawahnya. Orang yang tidak memiliki pekerjaan bisa mendapatkan pekerjaan atas lapangan kerja yang dibuka.

Atas  kebiasaan secara sengaja atau tidak dari orang kaya yang memberikan hartanya pada orang di bawahnya tadi, maka balasan kebaikan dan kekayaan yang lebih akan diperolehnya atas izin Allah. Sesuai dengan konsep aksi reaksi yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Sebaliknya, mengapa orang miskin tetap menjadi miskin dan tidak bisa mendapatkan hidup yang lebih baik?

Jawabannya karena sebagian besar kemiskinan yang dirasakannya membuat si miskin enggan memberi kepada orang lain karena alasan sudah miskin. Inilah yang membuat dirinya menjadi tetap miskin dan tidak mendapatkan jalan untuk menjadi orang kaya.   

6. Bersyukur Dulu Baru Sukses Bukan Sukses Dulu Baru Bersyukur

Banyak orang yang bersyukur kepada Allah setelah mendapat kesuksesan. Sementara enggan bersyukur ketika tidak mendapatkan kesuksesan atau kelebihan yang diinginkan.

Kebiasaan salah inilah yang membuat si miskin tetap miskin dan si kaya tetap kaya. Padahal Allah berfirman dalam Al Quran surat Ibrahim ayat 7 yang artinya “Barangsiapa yang bersyukur pati akan Aku tambah nikmat kepadamu….”

Jadi, kalau ingin menjadi sukses, bersyukur terlebih dahulu agar Allah memberikan kesuksesan tersebut dan terus menambah nikmatnya.

Kisah Inspiratif di Masa Nabi Musa Terkait Rahasia Kaya orang Kaya dan Rahasia Miskin Orang Miskin

 

Berkaitan dengan Al Quran surat Ibrahim ayat 7 tadi, ada kisah inspiratif yang berasal dari ebook 1001 kisah teladan. Kisah ini bisa dijadikan kesimpulan terkait cara cepat kaya menurut islam.  Di mana pada masa Nabi Musa, ada orang miskin yang datang menghadap nabi dengan pakaian compang-camping. Lalu Si Miskin berkata:

“Ya Nabi, tolong sampaikan kepada Allah permohonanku ini agar Allah menjadikan aku orang yang kaya”

Lalu nabi menjawab sambil tersenyum.

“Saudaraku, banyak-banyaklah kamu bersyukur kepada Allah” Si miskin terkejut dan merasa kesal lalu menjawab.

“Bagaimana aku mau bersyukur, makan saja jarang, pakaian saja hanya punya satu lembar”

Lalu Si Miskin pulang tanpa mendapatkan kekayaan yang diinginkan.

 

Di waktu yang berbeda, ada Si Kaya yang datang kepada Nabi Musa dengan pakaian rapi dan berkata:

“Wahai Nabi Allah, tolong sampaikan kepada Allah permohonanku ini, agar aku dijadikan seorang yang miskin karena terkadang aku merasa terganggu dengan hartaku.”

Nabi Musa tersenyum dan berkata “Wahai saudaraku, janganlah kamu bersyukur kepada Allah.” Lalu Si Kaya tadi menjawab:

“Ya Nabi, bagaimana mungkin aku tidak bersyukur kepada Allah, Dia telah memberiku mata yang dengannya aku dapat melihat, telinga yang dengannya aku dapat mendengar, tangan yang dengannya aku dapat bekerja, dan kaki yang dengannya aku dapat berjalan. Bagaimana mungkin aku tidak bersyukur?”

Lalu Si Kaya ini pulang ke rumahnya, dan ia semakin ditambah kekayaannya oleh Allah, sementara Si Miskin terus berada dalam kemiskinannya.

Demikianlah rahasia kekayaan orang kaya dan rahasia kemiskinan orang miskin sehingga tetap berada dalam posisinya.

Cara cepat kaya menurut islam dalam bentuk tindakan ini sebenarnya sangat mudah dan bisa mencontoh tindakan-tindakan yang dilakukan oleh orang kaya. Namun tentu sebelumnya tetap harus memperbaiki pola pikir agar menjadi orang yang percaya diri sebagai carakedua untuk menjadi kaya.


0 Response to "13 Cara Cepat Kaya Menurut Islam 3 Perbaiki Tindakan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel