Materi Tarbiyah Akhwat, Kewajiban Ukhti Terhadap Dirinya
Banyak muslimah awam yang beranggapan
bahwa kewajiban yang harus diutamakan adalah kewajiban kepada orang lain,
sementara diri sendiri tidak dipenuhi hak nya. Padahal, dalam materi tarbiyah akhwat justru kewajiban
pada diri sendiri berada di posisi kedua setelah kewajiban ukhti terhadapTuhannya.
Kewajiban Ukhti Terhadap Dirinya
Ada banyak sekali kewajiban
seorang muslimah atau akhwat kepada dirinya sendiri untuk menjaga jiwa dan raga
yang dititipkan Allah kepada nya. Kewajiban ini menempati posisi kedua yang
artinya sangat urgen dan tidak boleh diabaikan dengan alasan mendahulukan orang
lain. Kewajiban tersebut meliputi:
1. Pada Tubuhnya
Tubuh adalah anugerah paling
sempurna yang diberikan Allah kepada manusia dan harus disyukuri. Bayangkan jika
anggota tubuh tidak dibuat sebagaimana mestinya. Misalnya jumlah tangan 3, mata
1, dan lubang hitung menghadap ke atas. Tentu semuanya tidak bisa berperan
sesuai fungsinya.
Kewajiban pada tubuh ini
berdasarkan sumber hadis riwayat muslim yang menceritakan tentang teguran nabi
kepada Abdullah bin Amr bin Ash yang
hanya memforsir tubuhnya untuk ibadah. Maka nabi menegurnya karena mata, badan,
keluarga, dan tubuh juga punya hak yang wajib ditunaikan.
Bagi muslimah sendiri, beberapa hal yang harus ditunaikan terkait memenuhi kewajiban pada tubuh adalah:
· Merawat Kecantikan
Berkaitan dengan kecantikan, ada
banyak hal yang menjadi bagian penting dari kecantikan wanita yang harus
dirawat tanpa harus mengubah bentuk ciptaan Allah, di antaranya:
-
Menjaga berat ideal tubuh, tidak terlalu gemuk
atau kurus. Bisa diimbangi dengan rutin puasa sunah.
-
Menjaga kulit wajah dan seluruh tubuh. Berikan
perawatan secukupnya dengan memberikan vitamin atau krim yang menutrisi kulit.
Bukan dari bahan kimia yang menimbulkan dampak negatif. Niatkan karena Allah,
menjaga tubuh, dan menyenangkan suami.
- Jaga bau tubuh agar tidak menimbulkan aroma tidak sedap. Bagi yang memiliki keringat berlebih, bagian vital seperti ketiak, mulut, dan kaki diberi tambahan perawatan lain agar tidak berbau.
· Menjaga Kesehatan
Ada banyak poin
penting terkait menjaga kesehatan yang sering diabaikan oleh seorang muslimah,
yaitu:
-
Tidur tidak teratur, jangan sampai kurang tidur
atau kebanyakan tidur. Bila mampu terapkan pola dan gaya tidur ala Rasullullah
saw.
-
Makan dengan makanan bergizi, tidak perlu mahal
yang penting memenuhi gizi seimbang. Muslimah wajib memenuhi gizi ini mengingat
aktivitas sebagai ibu rumah tangga, istri, dan orang tua cukup banyak dan
membutuhkan stamina.
-
Mengerti tentang pengolahan makanan yang bergizi
untuk menjaga diri sendiri sekaligus keluarganya.
-
Rutin berolah raga, minimal 3 sampai 4 kali
dalam seminggu.
- Bila perlu sisihkan biaya khusus untuk melakukan cek kesehatan secara rutin, agar tidak menjadikan kendala biaya sebagai alasan.
Berobat Ketika Sakit
Berobat tanpa merasa eman terhadap biaya yang dikeluarkan sehingga memelihara penyakit dalam tubuh. Ini sesuai anjuran nabi dalam hadis riwayat Ahmad agar seseorang berobat ketika sakit, karena Allah pasti menyediakan obat pada penyakit yang Dia ciptakan.
· Menjauhi Perbuatan Sia-sia dan Sikap Berlebihan
Materi tarbiyah akhwat berikutnya terkait kewajiban ukhti kepada dirinya adalah menjaga kesehatan dan merawat diri tanpa melakukan tindakan israf atau berlebihan. Misalnya diet berlebihan, belanja bahan makanan bergizi berlebihan, dan sebagainya.
· Menjaga Kebersihan
Allah sangat
menyukai keindahan dan kebersihan. Bahkan dalam hadis pendek sangat terkenal di
kalangan anak-anak PAUD bahwa kebersihan merupakan bagian daripada iman,
sehingga wajib dijaga.
2. Pada Akalnya
Seorang wanita harus menjaga
akalnya bahkan mengasahnya agar menjadi cerdas demi mencerdaskan diri sendiri,
mendidik anak, dan menjadi penasihat yang cerdas untuk suami. Beberapa cara
yang bisa diterapkan dalam menjaga akal adalah:
·
Tidak minum alkohol dan makanan memabukkan
lainnya.
·
Memenuhi akal dengan informasi dan pengetahuan
bermanfaat.
Ada 10 Tsaqofah atau pengetahuan keislaman yang harus
diketahui umat musli, yakni:
-
3 landasan pokok Allah, Rasul, Islam.
-
Al Quran (tafsir, nuzulul quran, tempa turunnya
Al Quran).
-
Sunnah (syarah perawinya).
-
Kaidah Ushul Fiqh (dasar yang dipakai memutuskan
hukum islam).
-
Akidah dan akhlak.
-
Sirah Nabawiyah.
-
Ilmu Bahasa Arab.
-
Sistem musuh dalam hancurkan islam (ghazl fikr).
-
Islam kontemporer.
- Fikih dakwah.
· Menggunakan akal untuk membuat berbagai hasil karya.
3. Pada Hatinya
Meski tidak terlihat, hati juga menjadi salah satu bagian tubuh yang harus dijaga dan dipenuhi hak-nya agar senantiasa sehat dan hidup. Sebagai seorang muslimah, beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menghidupkan hati adalah:
· Dzikir
· Tilawah Al Quran
· Menjauhi Perbuatan Maksiat
· Tidak Bergantung Pada Makhluk
· Perbanyak Ibadah
Materi tarbiyah akhwat terkait kewajiban ukhti kepada dirinya ini
memegang peranan penting dan mulai banyak diabaikan oleh muslimah. Dengan
alasan sibuk mengurus rumah tangga, mengurus anak, hingga bekerja, maka diri
sendiri tidak terawat dan dipenuhi haknya. Padahal ini bagian wajib yang harus
diperhatikan dan diamalkan.
0 Response to "Materi Tarbiyah Akhwat, Kewajiban Ukhti Terhadap Dirinya "
Post a Comment