Cara Agar Punya Banyak Teman di Sekolah, Islami Tanpa Cari Sensasi

 





Mempunyai banyak teman memang hal yang diinginkan semua remaja terlebih ketika memasuki sekolah baru. Sayangnya, tidak semua bisa bergaul dan berkomunikasi dengan baik sehingga kesulitan mencari cara agar punya banyak teman di sekolah.

Sebagian mereka yang suka bicara dan supel tentu sangat mudah mencari teman, apalagi kalau bisa mencari sensasi yang menarik perhatian. Sebagai orang islam yang wajib belajar akhlak, sebenarnya punya banyak teman sangat mudah dilakukan tanpa harus cari sensasi dan banyak bicara.

Cara Agar Punya Banyak Teman di Sekolah

Pendiam bukanlah kendala terbesar untuk mencari teman di sekolah. Banyak orang pendiam yang memiliki banyak teman dengan kependiamannya dan sikap apa adanya. Bagi yang ingin punya banyak teman tanpa cari sensasi, beberapa tips berikut bisa diterapkan.

1. Memiliki Wawasan Luas Tidak Harus Pintar

Sekolah pada dasarnya adalah tempat mencari ilmu, bukan mencari teman. Adapun teman dan kenalan itu hanyalah bonus yang didapatkan dari sekolah. Jika mengetahui hakikat tersebut, sebaiknya perbaiki niat sekolah untuk mencari ilmu.

Apabila niat sudah benar, tentu sangat mudah memiliki wawasan yang luas. Ingat, berwawasan tidak sama dengan pintar. Orang yang berwawasan memiliki pengetahuan yang luas tidak hanya pada satu bidang saja.

Jadi dia mengetahui bidang apapun meski tidak terlalu ahli, misalnya sains, sosial, agama, dan bahasa. Bukan hanya pintar pada satu bidang pelajaran saja.

Islam sendiri juga mengajarkan manusia untuk senantiasa berwawasan luas sehingga banyak ayat yang berbunyi “afalaa yatafakkarun”  tidakkah kamu berfikir? Jadi semua yang dilihat harus difikirkan manusia agar memiliki wawasan yang luas.

Orang yang berwawasan luas di sekolah tentu sangat disukai teman, sehingga tanpa mencarinya, teman yang akan datang sendiri.

2. Murah Senyum dengan Cara yang Benar

Ternyata cara agar punya banyak teman di sekolah harus dengan tersenyum dengan benar. Jadi murah senyum saja tidak cukup ya. Banyak orang yang murah senyum tapi malah dianggap sok manis, ngeledek, atau bahkan melecehkan karena senyuman tersebut.

Itulah mengapa tersenyum juga ada caranya. Kalau kembali pada kehidupan Nabi Muhammad saw, ara sahabat menuturkan bahwa Nabi tidak pernah melihatnya kecuali dengan tersenyum (terdapat dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim).

Senyum yang diberikan Nabi kepada sahabat sangat menyenangkan sehingga berkesan. Jadi, cara tersenyum yang benar adalah yang bisa membuat orang tenang melihatnya. Apabila Anda memiliki tipe wajah seperti cemberut, maka cara tersenyum yang benar minimal sampai terlihat giginya.

Jika hanya menarik sedikit bibir saja, justru terlihat tidak sedang tersenyum atau meledek. Tapi bagi Anda yang memiliki wajah cukup ramah, cukup memberikan senyum simpul saja ketika bertemu teman. Mudah kan?

3. Tidak Perlu Banyak Bicara Tapi  Jadilah Pendengar yang Baik

Si Introvert dan jajaran orang pendiam serta pemalu tentu merasa kesulitan ketika harus memulai pembicaraan apalagi harus banyak bicara basa basi. Sebenarnya ini bukan masalah yang besar dalam mendapatkan banyak teman.

Justru karakter ini patut disyukuri karena islam justru mengajarkan umatnya agar sedikit bicara dan hanya bicara yang baik saja atau diam (HR Muslim no. 222). Jadi secara tidak langsung sikap ini telah menjalankan sunnah.

Hal yang lebih berguna dari banyak bicara adalah menjadi pendengar yang baik. Jumlah orang yang suka bicara di dunia jauh lebih besar dari jumlah orang yang suka mendengarkan. Jadi, ketika seseorang bisa menjadi pendengar yang baik, banyak teman yang akan mendekati sekadar untuk bicara ini itu.

Merasa didengarkan dan diperhatikan dengan baik menjadi ketenangan sendiri bagi si banyak bicara. Pada akhirnya, mereka menjadikan pendengar yang baik ini teman yang selalu dirindukan.

4. Tidak Perlu Sok Kenal Tapi Lebih Perhatian

Biasanya orang yang sok kenal memang mudah sekali memiliki kenalan, tapi bukan berarti kenalan itu adalah temannya. Beberapa orang yang menjadi kenalan dari sikap sok kenal ini biasanya menggerutu atau merasa tidak nyaman dan aneh atas sikap sok kenal sok dekatnya.

Kalau tidak nyaman, mana mungkin mau menjadi teman?

Daripada sok kenal dan asal mengajak bicara pada siapapun di sekolah, lebih baik bersikap lebih perhatian. Kenali teman-teman baru di sekolah atau di kelas tanpa harus bicara. Apa kebiasaannya, apa hobinya, dan sebagainya.

Perhatikan dan peduli saja pada setiap orang yang ada di sekolah. Ketika harus bicara, Anda sudah mengenal teman tersebut karena selama ini telah memperhatikannya.

Misalnya teman yang selama ini diperhatikan suka bernyanyi, maka ketika suatu hari tidak bernyanyi sama sekali, Anda bisa memulai pertanyaan mengenai alasan tersebut dan berikan pujian atas hobinya.

Tentu ini membuat orang yang diperhatikan merasa tersanjung dan diperhatikan. Jadi bisa berteman dengan mudah.

5. Jangan Terlalu Sering Menasihati Tapi Berikan Contoh

Islam memang mengajarkan untuk berdakwah, saling menasihat dalam kebaikan, kesabaran, dan kebenaran (Al Asr ayat 3). Tapi di era saat ini, terlalu banyak menasihati dengan lisan justru akan membuat seseorang terlihat sok alim, sok suci, dan sok baik.

Sebaiknya apabila ingin menasihati teman atau orang lain di sekolah, berikan contoh baik terlebih dahulu. Nantinya teman tersebut akan melihat langsung contoh dari perbuatan yang dilakukan dan lebih mudah menerima atau mengikutinya dibandingkan memberi nasihat saja.

Teknik menasihati yang benar ini juga menjadi salah satu cara agar punya banyak teman di sekolah yang sangat penting dan tidak boleh diabaikan.

6. Bersikap Baik Tanpa Terlihat Sok Alim dan Eksklusif

Apabila ingin menjadi orang baik dan rajin ibadah, itu urusan mu dengan Allah dan dirimu sendiri. Tidak perlu harus memamerkannya pada orang lain dan teman-teman sekolah. Sikap ini justru membuat seseorang terlihat sok alim.

Selain itu, jangan menjadi orang yang eksklusif pada orang lain. Sekalipun memegang teguh ajaran agama, bukan menjadi alasan untuk hanya memilih teman yang tahu agama saja. Berusahalah untuk terbuka dengan semua orang walaupun prinsip hidupnya jauh berbeda.

Terbuka yang dimaksud tentu bukan bebas mempercayai dan menceritakan apapun tentang diri mu pada semua teman. Tapi terbuka untuk tetap menjaga komunikasi, belajar kelompok bersama, ataupun terbuka dengan hal yang berkaitan dengan sekolah dan pendidikan saja.

7. Siap Membantu Tanpa Harus Dimanfaatkan

Sebagian orang merasa enggan terlalu banyak membantu karena pada akhirnya hanya menjadi orang yang dimanfaatkan saja. Untuk mencegah hal ini, maka cobalah membantu dengan lebih berwibawa karena Allah, dan bukan karena tidak tega.

Sikap merasa tidak tega dan tidak enak menolak permintaan tolong dari teman akan sangat mudah terbaca sehingga orang akan memanfaatkannya. Sebaiknya biasakan untuk membantu yang memang harus dibantu.

Kalau kondisi yang meminta bantuan memang terlihat masih bisa mengerjakan sendiri, tidak ada salahnya untuk menolak permintaan tolong tersebut.

Cara agar punya banyak teman di sekolah ini sebenarnya sangat mudah dan bisa diterapkan oleh siapa saja termasuk mereka yang pendiam. Jadi tidak perlu repot-repot cari sensasi yang tidak berguna di sekolah baru hanya untuk mendapatkan banyak teman. Cukup ikuti saja pedoman berteman yang wajar seperti yang diajarkan dalam islam.

0 Response to "Cara Agar Punya Banyak Teman di Sekolah, Islami Tanpa Cari Sensasi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel