Masih Malas Shalat Sunnah? Simak 8 Keutamaan Shalat Sunnah Berikut Biar Semangat!
Salah satu rukun Islam adalah
mengerjakan shalat wajib yang dilakukan 17 rakaat dalam sehari-semalam. Namun,
walaupun hanya 17 rakaat dan waktu tertentu saja, masih banyak orang yang
mengaku muslim namun malas mengerjakannya.
Sementara muslim yang sudah
mengerjakan shalat fardu secara lengkap
di Indonesia masih sangat sedikit jumlahnya. Tidak heran jika pada akhirnya
shalat sunnah dilupakan, dan terasa berat untuk mengerjakannya. Padahal, banyak
sekali keutamaan shalat sunah yang
memberikan kebaikan di dunia dan akhirat.
Keutamaan Shalat Sunnah
Secara umum, orang mengetahui keutamaan shalat sunnah sesuai dengan
jenis shalat yang dikerjakan. Misalnya shalat istikharah untuk memilih jodoh,
atau shalat duha untuk mempermudah rezeki. Padahal, dibalik itu, banyak keutamaan
lainnya dari shalat sunnah, yaitu :
1. Dicintai Allah dan Mudah dikabulkan Do’anya
Setiap orang tentu ingin dicintai
oleh orang lain, karena ketika merasa dicintai, akan ada perasaan dihargai dan
diperhatikan. Namun, bagaimana jika yang mencintai Allah Sang Maha Pencipta? Tentu
akan banyak kenikmatan yang akan dirasakan ketika seorang hamba dicintai Allah,
baik kenikmatan lahiriah, ataupun batiniah.
Jika Anda ingin dicintai Allah,
maka kerjakanlah shalat sunnah karena-Nya. Jika Allah sudah mencintai
hamba-Nya, maka apapun akan diberikan untuk hamba yang dicintai tersebut. Hal
ini sesuai dengan hadis Qudsi berikut
Rasulullah saw bersabda, “ Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla berfirman ‘Barangsiapa
memusuhi wali-Ku, sungguh Aku mengumumkan perang kepadanya. Tidaklah hamba-Ku
mendekat kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku cintai daripada hal-hal yang
Aku wajibkan kepadanya. Hamba-Ku tidak henti-hentinya mendekat kepada-Ku dengan
ibadah-ibadah sunnah hingga Aku mencintainya. Jika Au telah mencintai-Nya, Aku
menjadi pendengarannya yang ia gunakan untuk mendengar, menjadi penglihatannya
yang ia gunakan untuk melihat, menjadi
tangannya yang ia gunakan untuk berbuat,
dan menjadi kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Jika ia meminta
kepada-Ku, Aku pasti memberinya. Dan jika ia meminta perlindungan kepada-Ku,
Aku pasti melindunginya”
(H.R Bukhari )
2. Menjadi Teman Dekat Nabi Muhammad saw di Surga
Kenikmatan seorang muslim selain
bisa dekat dengan Allah tentu dekat dengan Rasul-Nya. Seseorang yang mencintai
dan merindukan, tentu akan melakukan apa yang dilakukan oleh orang yang
dicintainya. Demikian halnya, jika mencintai Nabi, maka segala yang sering
dilakukan tentu dikerjakan dengan senang hati, seperti shalat sunnah.
Selain itu, orang yang
memperbanyak shalat dengan menambahnya pada rakaat shalat sunnah, maka akan
menjadi teman dekat Rasulullah di surga.
Dari Rabi’ah bin Ka’ab ra dia berkata “ Saya pernah bermalam bersama Rasulullah
saw, lalu aku membawakan ai wudhunya, dan air untuk hajatnya, maka beliau
berkata kepada ku ‘Mintalah kepadaku’. Aku hanya minta agar bisa menjadi teman
dekatmu di surga” beliau bertanya lagi ‘adakah permintaan yang lain?’ Aku
menjawab “tidak, itu saja. Maka beliau menjawab ‘Bantulah aku untuk mewujudkan
keinginanmu dengan banyak melakukan sujud (perbanyak shalat)
(H.R.Muslim)
3. Menyempurnakan Shalat Fardhu
Saat melaksanakan shalat, banyak
godaan setan yang terus mengganggu kekhusyukan manusia. Tidak heran jika ketika
shalat fardhu, banyak pikiran yang tiba-tiba muncul, baik terkait kegiatan yang
akan dilakukan ataupun yang sudah dilakukan.
Untuk menyempurnakan shalat yang
sebagian besar tidak khusyuk tersebut, maka kerjakanlah shalat sunnah sebagai
penyempurnanya. Dengan demikian, amal ibadah shalat yang dikerjakan bisa
diterima Allah.
Rasulullah saw bersabda, “Amalan yang pertama kali akan diperhitungkan
dari seorang hamba pada hari kiamat adalah shalatnya. Jika shalatnya sempurna,
maka akan dicatat baginya pahala yang sempurna. Namun, jika shalatnya tidak
sempurna, Allah ta’ala berfirman kepada malaikat-Nya, “Lihatlah apakah hamba-Ku
memiliki amalan shalat sunnah? Maka sempurnakanlah shalat wajibnya. Kemudian
zakatpun demikian. Kemudian amalan-amalan lainnya hampir sama seperti itu.
(H.R Abu Daud, Ibnu Majah, dan
Ahmad)
4. Menghapuskan Dosa
Semua manusia pasti memiliki dosa
dan berusaha untuk menguranginya, karena dapat memperberat timbangan keburukan
yang menyebabkannya ke neraka. Salah satu amalan yang bisa menghapuskan dosa
adalah shalat sunnah.
Rasulullah saw bersabda “Hendaklah engkau memperbanyak sujud (perbanyak
shalat) kepada Allah. Karena, tidaklah engkau memperbanyak sujud karena Allah
melainkan Alah akan meninggikan derajatmu dan menghapuskan dosamu”
(H.R Muslim)
5. Amalan Seorang Muslim yang Paling Baik
Shalat fardhu merupakan amal yang
paling pertama diperhitungkan, sedangkan shalat sunnah lainnya termasuk dalam
amalan yang paling baik. Oleh sebab itu, jika ingin memperbanyak amal dalam
ibadah mahdah, maka perbanyaklah shalat sunnah.
Nabi SAW bersabda, “Istiqomahlah dan kalian tidaklah akan mampu (untuk
istiqomah dalam semua ketaatan dengan sebenar-benar stiqomah), dan ketahuilah
bawha sebaik-baik amal kalian adalah shalat, dan tidak menjaga wudhu kecuali
seorang mukmin”
(H.R Ibnu Majah)
6. Sebagai Bentuk Syukur dan Mempermudah Datangnya Nikmat Allah
Shalat tidak hanya termasuk
ibadah, namun ia merupakan bentuk syukur kepada Allah, sebagaimana yang
dilakukan Rasulullah saw yang selalu melakukan shalat hingga kedua kakinya
bengkak memerah.
Ketika ditanya Aisyah mengapa Rasul
rajin melakukan salat sampai kakinya bengkak, padahal segala dosanya sudah terjamin
diampuni Allah, lalu Rasul menjawab “Apakah
tidak boleh jika aku termasuk hamba yang bersyukur?” (H.R Muttafaq Alaih)
Orang yang rajin bersyukur, maka
akan terus ditambah nikmatnya oleh Allah sesuai dengan anjinya dalam Q.S
Ibrahim ayat 7. Kenikmatan tersebut bisa berupa rezeki harta, kebahagiaan
keluarga, ataupun yang lainnya. Oleh sebab itu, perbanyaklah bersyukur kepada
Allah dengan melaksanakan shalat sunnah selain shalat wajib.
7. Setiap Shalat Sunnah Memiliki Keutamaan Masing-masing
Selain keutamaan secara umum,
setiap shalat sunnah juga sudah memiliki keutamaan masing-masing. Misalnya
shalat duha yang memperoleh ganjaran berupa istana di syurga. Shalat
istikharah, untuk mempermudah mendapat jawaban Allah atas dua pilihan.
Shalat Rawatib yang dibalas
dengan rumah di surga, hingga shalat malam yang termasuk dalam shalat sunnah
paling utama. Jika dijabarkan satu
persatu, setiap shalat sunnah yang ada memiliki banyak sekali kelebihan
sehingga membutuhkan pembahasan khusus.
8. Memperkuat Hubungan dengan Pengendali Kehidupan
Keutamaan shalat sunnah lainnya
yang juga sangat penting adalah untuk memperkuat hubungan hamba kepada sang
Pencipta. Hubungan antara seorang muslim dengan Allah sangatlah penting,
semakin sering melaksanakan shalat sunnah, maka semakin dekat hubungannya
dengan Allah.
Sebaliknya, muslim yang jarang
berkomunikasi dengan Allah melalui shalat akan kehilangan arah kehidupannya. Hal
ini bisa diumpamakan seperti seorang astronot yang tidak menjaga komunikasi
dengan pengendalinya di bumi. Jika sampai putus kontak, maka astronot bisa
terombang ambing tanpa arah.
Jika manusia jarang membangun
sinyal yang kuat kepada Allah, maka kemungkinan besar akan terasa sulit
menjalani kehidupannya akibat kehilangan arah. Oleh sebab itu, jika Anda masih
sering merasa galau, dan bingung perbanyaklah shalat, bisa jadi kebimbangan itu
terjadi akibat sinyal dengan Allah melemah. Sementara jika hanya mengandalkan
shalat fardhu, belum tentu bisa selalu khusyuk.
Selain 8 kelebihan di atas, masih banyak keutamaan shalat sunah lainnya jika
dijabarkan satu per satu. Namun tetap utamakan dan perbaiki dahulu shalat
fardhu, jangan sering terlambat atau bahkan meninggalkannya, lalu sempurnakan
dengan shalat sunnah.

0 Response to "Masih Malas Shalat Sunnah? Simak 8 Keutamaan Shalat Sunnah Berikut Biar Semangat!"
Post a Comment