Para Suami, Hindari Hal Berikut Agar Istrimu Tidak Mudah Bosan dan Berselingkuh!


Fenomena perselingkuhan saat ini sangat marak terjadi, baik dari kaum laki-laki ataupun wanita dengan berbagai . Padahal, selain termasuk perbuatan dosa besar, perselingkuhan juga menghancurkan keharmonisan hubungan dalam rumah tangga. Terlebih jika yang melakukannya adalah pihak perempuan dengan segala penyebab wanita suka selingkuh, maka perannya sebagai istri dan ibu yang mendidik anak-anaknya tidak akan berjalan maksimal.

Penyebab Wanita Suka Selingkuh dan Cara Mengatasinya


Faktor utama terjadinya perselingkuhan yang dilakukan oleh wanita adalah karena merasa bosan dengan pasangannya. Selain bosan dengan suasana yang monoton, wanita juga mudah bosan dalam hal “ranjang”, hal ini berdasarkan penelitian dari University College London. Penelitian ini menyebutkan bahwa perempuan empat kali lebih mudah bosan dan kehilangan gairah bercinta dibanding laki-laki.

Selain masalah ranjang, ada banyak faktor pendorong lain yang membuat kebosanan pada wanita berujung pada perselingkuhan. Jika anda tidak ingin istri berselingkuh karena bosan, maka beberapa faktor berikut harus anda hindari, diantarnya

 

1.Aktivitas yang Dilakukan Terlalu Monoton


Kebanyakan sikap laki-laki, ketika sudah mendapatkan wanita yang dicintai dalam hubungan pernikahan akan berubah perlahan karena mereka sudah merasa tenang memiliki wanita sepenuhnya. Ketenangan yang dirasakan suami inilah cenderung yang mengarahkan mereka melakukan aktivitas yang monoton. Berbeda ketika masih pacaran atau belum menikah, maka laki-laki akan melakukan segala sesuatu yang berbeda dan kreatif demi menyenangkan wanitanya.

Seperti memberikan bunga, cokelat, mengajak jalan-jalan, olah raga bersama, merayakan ulang tahun, ataupun memberikan surprise. Sementara ketika menikah, aktivitas tersebut mulai jarang dilakukan, para suami akan sibuk bekerja karena merasa memiliki tanggungan, atau bahkan sibuk melakukan kegiatan yang menjadi hobi nya.  

Bekerja memang kewajiban laki-laki sebagai pencari nafkah untuk menghidupi keluarga, namun suami juga harus ingat bahwa nafkah yang diberikan pada istri tidak hanya nafkah lahir berupa materi. Namun, yang terpenting dari itu adalah nafkah batin, termasuk perhatian dan kasih sayang kepada istri.

Oleh sebab itu, mulailah mengurangi aktivitas yang terlalu monoton, dan memberikan sesuatu yang baru kepada istri, seperti kejutan, jalan-jalan, atau berbelanja. Jangan jadikan keberadaan anak membuat anda mengurangi keromantisan dengan istri, sesekali jika anak sedang tidur, manfaatkan waktu berdua dengan istri dengan banyak bercerita hal-hal yang mereka sukai.

 

2.Tidak Menjadi Tempat Curhat yang Nyaman


Faktor kedua yang menjadi penyebab wanita suka selingkuh adalah tidak memiliki tempat curhat yang tepat ketika sedang dirundung masalah. Walaupun islam mengajarkan hambanya untuk curhat, mengeluh, dan meminta hanya kepada Nya, namun tidak dipungkiri bahwa wanita tetap membutuhkan seseorang untuk mendengarkan keluh kesahnya demi mengurangi beban pikiran atau tingkat setres. Namun sayangnya banyak lelaki cenderung enggan mendengar keluh kesah istrinya karena dianggap hal sepele, dan tidak membutuhkan solusi, padahal wanita curhat bukan untuk minta solusi, namun hanya untuk didengarkan.

Berdasarkan tulisan dari buku social intelligency karya Damel Goelman, saat setres, otak wanita lebih banyak mengeluarkan oksitoksin daripada pria, dimana zat ini memberikan efek menenangkan dan mendorong wanita untuk mencari orang lain, hanya untuk mendengarkan, bukan mencari solusi.

Sementara itu, memberi perhatian atau berteman akan mengeluarkan oksitosin tambahan yang lebih menenangkan. Hal ini tentu berbeda dengan laki-laki yang bisa menghilangkan stres dengan mengalihkannya pada kegiatan lain seperti olahraga atau main game tanpa harus curhat.

3.Lelaki Tidak Menjaga Penampilannya


Berkaitan dengan sifat wanita yang mudah bosan, maka penampilan merupakan hal yang wajib diperhatikan oleh kaum laki-laki. Banyak para suami menuntut istrinya untuk berdandan cantik di rumah, memfasilitasi dengan pakaian bagus serta make up mahal. Namun anehnya, mereka sendiri tidak memperhatikan penampilannya.

Karena merasa sudah menikah, terlebih sudah menjadi ayah, banyak lelaki enggan menjaga penampilan dan membuat mereka terlihat tua. Alasannya beragam, ada yang ingin lebih praktis, ataupun merasa sudah tua dan tidak pantas berpenampilan menarik. Hal ini tentu merusak selera istri, terlebih bagi istri yang masih berusia 30 tahun ke bawah.

Rasulullah sendiri senantiasa menjaga penampilannya dan menyarankan umat nya untuk turut serta menjaganya. Mengenai hal ii, terdapat beberapa hadis yang memerintahkan umat muslim untuk menjaga penampilannya, termasuk didepan pasangan

Dari Abdullah bin Mas’ud, Rasulullah saw bersabda “Tidak akan masuk surga orang yang dalam hatinya ada kesombongan seberat biji debu” Ada seseorang bertanya “Sesungguhnya setiap orang suka memakai baju yang indah, dan alas kaki yang bagus (apakah ini tergolong sombong?)” Rasulullah saw bersabda “Sesungguhnya Allah Maha Indah dan mencintai keindahan, kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan merendahkan orang lain” (HR Muslim)

Anas bin Malik ra meriwayatkan, “Rasulullah saw suka memperbanyak minyak rambut, merapikan jenggot, serta mengenakan penutup kepala hingga pakaian beliau menyerupai pakaian penjual minyak (HR TIrmidzi & Baihaqi)

Yang menjadi kesalahan besar masyarakat terkait menjaga penampilan adalah, mereka hanya sibuk menjaga penampilannya hanya ketika berangkat kerja atau di luar rumah saja. Sementara jika di dalam rumah, mengabaikan penampilannya, padahal hal ini sangat mempengaruhi keromanatisan dan keawetan rumah tangga.

 

4.Sering Membohongi Istri


Walaupun boleh berbohong demi menyenangkan istri, namun sebaiknya suami tidak boleh terlalu banyak membohongi mereka, ataupun memberikan janji palsu jika tidak terdesak. Seorang wanita selalu menggunakan perasaan dalam menilai segala hal, sehingga menjadi lebih peka terhadap gelagat orang terdekatnya.

Intuisi wanita sangatlah kuat sekuat kepekaannya, sehingga mereka bisa menilai gelagat suami ketika berbohong, dan kalaupun percaya, akan timbul perasaan tidak tenang dalam dirinya. Mengenai kepekaan perasaan wanita ini sudah dibuktikan dengan beberapa penelitian salah satunya dari Harvard Medical School.

Kepekaan wanita sudah muncul sejak mereka dalam kandungan hingga melahirkan. Dalam penelitian, bayi perempuan yang masih berumur 24 jam akan memberikan banyak reaksi terhadap tangisan bayi lain dibandingkan bayi laki-laki.

Oleh sebab itu, jika wanita merasa dibohongi, maka ia akan merasakan kekecewaan yang berlebihan, hingga menimbulkan rasa benci. Selain itu, kepercayaannya kepada suami akan memudar, bahkan menimbulkan ketidaknyamanan yang berakhir dengan perselingkuhan demi mencari lelaki lain yang mereka anggap bisa dipercayai.

 

5.Suami Tidak Bersikap Romantis Setelah Menikah


Hal terakhir yang paling sering menjadi penyebab wanita suka selingkuh adalah berkurang atau bahkan hilangnya perlakukan romantis dari suami kepada istri. Walaupun sudah menikah dan menjadi seorang ibu, bukan berarti wanita tidak membutuhkan sikap romantis dari suami.

Terlebih jika wanita adalah seorang ibu rumah tangga yang sehari-hari harus menyelesaikan banyak aktivitas di rumah. Mereka akan mudah merasa bosan, dan membutuhkan hiburan berupa candaan ataupun sikap romantis dari pasangan. Tidak dipungkiri, bahwa sikap romantis sangat mempengaruhi keharmonisan dalam hubungan rumah tangga, itulah mengapa Rasulullah saw juga senantiasa romantis kepada istri-istrinya, beberapa contoh sikap romantis Nabi saw kepada istri yang bisa anda contoh, diantaranya

1.Memberikan ciuman kepada istri (HR Ibnu Majah ketika Rasulullah mencium Aisyah ra sebelum ke masjid) Banyak hal yang menyebabkan pentingnya menciumtangan suami dan mencium kening istri sehingga ciuman tidak hanya bermakna keromantisan saja.

2.Memberikan istri hiburan (hadis  riwayat Ahmad dan Thabrani, dimana nabi menyuruh seorang budak yang pandai menyanyi agar bernyanyi untuk Aisyah ra)

3. Berolahraga Bersama (HR  An Nasai tentang Aisyah ra dan Nabi saw lomba lari)

4.Memberikan panggilan sayang (Raslullah memanggil Aisyah ra Humaira)

5.Menyuapi istri ( HR Bukhari mengenai pernyataan nabi tentang memberi nafkah karena Allah)

6.Mengajak istri makan di luar ( HR Muslim ketika tetangga mengundang Rasulullah makan dan beliau mengajak istrinya)

7.Membukakan pintu untuk istri terlebih dahulu (HR Bukhari tentang Rasulullah yang membantu shafiyah istrinya untuk naik onta terlebih dahulu)

Selain beberapa contoh tersebut, masih banyak sikap romantis Nabi saw yang ditunjukkan kepada istrinya yang bisa anda temukan di banyak kitab-kitab hadis shahih. Oleh sebab itu, jangan pernah meremehkan keromantisan anda kepada istri, sekalipun sudah memiliki anak. Karena sifat sami yang cuek dan berubah tidak romantis setelah menikah sangat besar pengaruhnya untuk memicu istri selingkuh.


Demikianlah beberapa sikap yang harus dihindari oleh suami sebagai penyebab wanita suka selingkuh dan meninggalkan pasangannya. Dengan berbuat baik dan menyenangkan istri, selain memperoleh keharmonisan dan kesetiaan dari pasangan, anda juga akan mendapat pahala di sisi Allah karena hal tersebut termasuk sunah Rasulullah. 

0 Response to "Para Suami, Hindari Hal Berikut Agar Istrimu Tidak Mudah Bosan dan Berselingkuh!"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel