Para Suami, Hindari Hal Berikut Agar Istrimu Tidak Mudah Bosan dan Berselingkuh!
Monday, April 20, 2020
Add Comment
Fenomena perselingkuhan saat ini
sangat marak terjadi, baik dari kaum laki-laki ataupun wanita dengan berbagai .
Padahal, selain termasuk perbuatan dosa besar, perselingkuhan juga
menghancurkan keharmonisan hubungan dalam rumah tangga. Terlebih jika yang
melakukannya adalah pihak perempuan dengan segala penyebab wanita suka
selingkuh, maka perannya sebagai istri dan ibu yang mendidik anak-anaknya tidak
akan berjalan maksimal.
Penyebab Wanita Suka Selingkuh dan Cara Mengatasinya
Faktor utama terjadinya
perselingkuhan yang dilakukan oleh wanita adalah karena merasa bosan dengan
pasangannya. Selain bosan dengan suasana yang monoton, wanita juga mudah bosan
dalam hal “ranjang”, hal ini berdasarkan penelitian dari University College
London. Penelitian ini menyebutkan bahwa perempuan empat kali lebih mudah bosan
dan kehilangan gairah bercinta dibanding laki-laki.
Selain masalah ranjang, ada
banyak faktor pendorong lain yang membuat kebosanan pada wanita berujung pada
perselingkuhan. Jika anda tidak ingin istri berselingkuh karena bosan, maka
beberapa faktor berikut harus anda hindari, diantarnya
1.Aktivitas yang Dilakukan Terlalu Monoton
Kebanyakan sikap laki-laki,
ketika sudah mendapatkan wanita yang dicintai dalam hubungan pernikahan akan
berubah perlahan karena mereka sudah merasa tenang memiliki wanita sepenuhnya.
Ketenangan yang dirasakan suami inilah cenderung yang mengarahkan mereka
melakukan aktivitas yang monoton. Berbeda ketika masih pacaran atau belum menikah, maka laki-laki akan melakukan segala
sesuatu yang berbeda dan kreatif demi menyenangkan wanitanya.
Seperti memberikan bunga,
cokelat, mengajak jalan-jalan, olah raga bersama, merayakan ulang tahun,
ataupun memberikan surprise. Sementara ketika menikah, aktivitas tersebut mulai
jarang dilakukan, para suami akan sibuk bekerja karena merasa memiliki
tanggungan, atau bahkan sibuk melakukan kegiatan yang menjadi hobi nya.
Bekerja memang kewajiban
laki-laki sebagai pencari nafkah untuk menghidupi keluarga, namun suami juga
harus ingat bahwa nafkah yang diberikan pada istri tidak hanya nafkah lahir berupa
materi. Namun, yang terpenting dari itu adalah nafkah batin, termasuk perhatian
dan kasih sayang kepada istri.
Oleh sebab itu, mulailah
mengurangi aktivitas yang terlalu monoton, dan memberikan sesuatu yang baru
kepada istri, seperti kejutan, jalan-jalan, atau berbelanja. Jangan jadikan
keberadaan anak membuat anda mengurangi keromantisan dengan istri, sesekali
jika anak sedang tidur, manfaatkan waktu berdua dengan istri dengan banyak
bercerita hal-hal yang mereka sukai.
2.Tidak Menjadi Tempat Curhat yang Nyaman
Faktor kedua yang menjadi penyebab
wanita suka selingkuh adalah tidak
memiliki tempat curhat yang tepat ketika sedang dirundung masalah. Walaupun
islam mengajarkan hambanya untuk curhat, mengeluh, dan meminta hanya kepada
Nya, namun tidak dipungkiri bahwa wanita tetap membutuhkan seseorang untuk
mendengarkan keluh kesahnya demi mengurangi beban pikiran atau tingkat setres.
Namun sayangnya banyak lelaki cenderung enggan mendengar keluh kesah istrinya
karena dianggap hal sepele, dan tidak membutuhkan solusi, padahal wanita curhat bukan untuk minta solusi,
namun hanya untuk didengarkan.
Berdasarkan tulisan dari buku social intelligency karya Damel Goelman,
saat setres, otak wanita lebih banyak mengeluarkan oksitoksin daripada pria,
dimana zat ini memberikan efek menenangkan dan mendorong wanita untuk mencari
orang lain, hanya untuk mendengarkan, bukan mencari solusi.
Sementara itu, memberi perhatian
atau berteman akan mengeluarkan oksitosin tambahan yang lebih menenangkan. Hal
ini tentu berbeda dengan laki-laki yang bisa menghilangkan stres dengan
mengalihkannya pada kegiatan lain seperti olahraga atau main game tanpa harus
curhat.
3.Lelaki Tidak Menjaga Penampilannya
Berkaitan dengan sifat wanita
yang mudah bosan, maka penampilan merupakan hal yang wajib diperhatikan oleh
kaum laki-laki. Banyak para suami menuntut istrinya untuk berdandan cantik di
rumah, memfasilitasi dengan pakaian bagus serta make up mahal. Namun anehnya,
mereka sendiri tidak memperhatikan penampilannya.
Karena merasa sudah menikah,
terlebih sudah menjadi ayah, banyak lelaki enggan menjaga penampilan dan
membuat mereka terlihat tua. Alasannya beragam, ada yang ingin lebih praktis,
ataupun merasa sudah tua dan tidak pantas berpenampilan menarik. Hal ini tentu
merusak selera istri, terlebih bagi istri yang masih berusia 30 tahun ke bawah.
Rasulullah sendiri senantiasa
menjaga penampilannya dan menyarankan umat nya untuk turut serta menjaganya. Mengenai
hal ii, terdapat beberapa hadis yang memerintahkan umat muslim untuk menjaga
penampilannya, termasuk didepan pasangan
Dari Abdullah bin Mas’ud,
Rasulullah saw bersabda “Tidak akan masuk
surga orang yang dalam hatinya ada kesombongan seberat biji debu” Ada seseorang
bertanya “Sesungguhnya setiap orang suka memakai baju yang indah, dan alas kaki
yang bagus (apakah ini tergolong sombong?)” Rasulullah saw bersabda “Sesungguhnya
Allah Maha Indah dan mencintai keindahan, kesombongan itu adalah menolak
kebenaran dan merendahkan orang lain” (HR Muslim)
Anas bin Malik ra meriwayatkan, “Rasulullah saw suka memperbanyak minyak
rambut, merapikan jenggot, serta mengenakan penutup kepala hingga pakaian
beliau menyerupai pakaian penjual minyak (HR TIrmidzi & Baihaqi)
Yang menjadi kesalahan besar
masyarakat terkait menjaga penampilan adalah, mereka hanya sibuk menjaga
penampilannya hanya ketika berangkat kerja atau di luar rumah saja. Sementara jika
di dalam rumah, mengabaikan penampilannya, padahal hal ini sangat mempengaruhi
keromanatisan dan keawetan rumah tangga.
4.Sering Membohongi Istri
Walaupun boleh berbohong demi
menyenangkan istri, namun sebaiknya suami tidak boleh terlalu banyak membohongi
mereka, ataupun memberikan janji palsu jika tidak terdesak. Seorang wanita
selalu menggunakan perasaan dalam menilai segala hal, sehingga menjadi lebih
peka terhadap gelagat orang terdekatnya.
Intuisi wanita sangatlah kuat sekuat
kepekaannya, sehingga mereka bisa menilai gelagat suami ketika berbohong, dan
kalaupun percaya, akan timbul perasaan tidak tenang dalam dirinya. Mengenai
kepekaan perasaan wanita ini sudah dibuktikan dengan beberapa penelitian salah
satunya dari Harvard Medical School.
Kepekaan wanita sudah muncul
sejak mereka dalam kandungan hingga melahirkan. Dalam penelitian, bayi
perempuan yang masih berumur 24 jam akan memberikan banyak reaksi terhadap
tangisan bayi lain dibandingkan bayi laki-laki.
Oleh sebab itu, jika wanita
merasa dibohongi, maka ia akan merasakan kekecewaan yang berlebihan, hingga
menimbulkan rasa benci. Selain itu, kepercayaannya kepada suami akan memudar,
bahkan menimbulkan ketidaknyamanan yang berakhir dengan perselingkuhan demi
mencari lelaki lain yang mereka anggap bisa dipercayai.
5.Suami Tidak Bersikap Romantis Setelah Menikah
Hal terakhir yang paling sering
menjadi penyebab wanita suka
selingkuh adalah berkurang atau
bahkan hilangnya perlakukan romantis dari suami kepada istri. Walaupun sudah
menikah dan menjadi seorang ibu, bukan berarti wanita tidak membutuhkan sikap
romantis dari suami.
Terlebih jika wanita adalah
seorang ibu rumah tangga yang sehari-hari harus menyelesaikan banyak aktivitas
di rumah. Mereka akan mudah merasa bosan, dan membutuhkan hiburan berupa
candaan ataupun sikap romantis dari pasangan. Tidak dipungkiri, bahwa sikap
romantis sangat mempengaruhi keharmonisan dalam hubungan rumah tangga, itulah
mengapa Rasulullah saw juga senantiasa romantis kepada istri-istrinya, beberapa
contoh sikap romantis Nabi saw kepada istri yang bisa anda contoh, diantaranya
1.Memberikan ciuman kepada istri
(HR Ibnu Majah ketika Rasulullah mencium Aisyah ra sebelum ke masjid) Banyak
hal yang menyebabkan pentingnya menciumtangan suami dan mencium kening istri sehingga ciuman tidak hanya bermakna
keromantisan saja.
2.Memberikan istri hiburan (hadis riwayat Ahmad dan Thabrani, dimana nabi
menyuruh seorang budak yang pandai menyanyi agar bernyanyi untuk Aisyah ra)
3. Berolahraga Bersama (HR An Nasai tentang Aisyah ra dan Nabi saw lomba
lari)
4.Memberikan panggilan sayang
(Raslullah memanggil Aisyah ra Humaira)
5.Menyuapi istri ( HR Bukhari
mengenai pernyataan nabi tentang memberi nafkah karena Allah)
6.Mengajak istri makan di luar (
HR Muslim ketika tetangga mengundang Rasulullah makan dan beliau mengajak
istrinya)
7.Membukakan pintu untuk istri
terlebih dahulu (HR Bukhari tentang Rasulullah yang membantu shafiyah istrinya
untuk naik onta terlebih dahulu)
Selain beberapa contoh tersebut,
masih banyak sikap romantis Nabi saw yang ditunjukkan kepada istrinya yang bisa
anda temukan di banyak kitab-kitab hadis shahih. Oleh sebab itu, jangan pernah
meremehkan keromantisan anda kepada istri, sekalipun sudah memiliki anak.
Karena sifat sami yang cuek dan berubah tidak romantis setelah menikah sangat
besar pengaruhnya untuk memicu istri selingkuh.
Demikianlah beberapa sikap yang
harus dihindari oleh suami sebagai penyebab wanita suka selingkuh dan
meninggalkan pasangannya. Dengan berbuat baik dan menyenangkan istri, selain
memperoleh keharmonisan dan kesetiaan dari pasangan, anda juga akan mendapat
pahala di sisi Allah karena hal tersebut termasuk sunah Rasulullah.

0 Response to "Para Suami, Hindari Hal Berikut Agar Istrimu Tidak Mudah Bosan dan Berselingkuh!"
Post a Comment