Aku Ingin Berhenti dari Masturbasi (Kisah Motivasi )
Thursday, January 23, 2020
Add Comment
Banyak remaja yang seringkali
terjerat kebiasaan masturbasi karena suatu faktor dan kondisi yang tidak baik.
Salah satunya adalah, pelampiasan akan rasa kecewa kepada sesuatu, serta rasa
kesepian yang tidak mampu ditaklukan. Namun, dari sekian banyak informasi,
mayoritas mereka yang melakukan masturbasi merasa bersalah akan perbuatannya,
dan Ingin berhenti dari masturbasi, hanya
saja tidak tahu caranya.
Berikut akan disajikan cerpen
motivasi yang disadur dari kisah nyata seseorang yang bersedia menceritakan
pengalamannya. Semoga kisah ini bermanfaat dan cara yang dilakukan bisa anda
terapkan di rumah.
Awal Mengenal Masturbasi
Sebut saja namaku Andin, aku
tinggal di daerah perkotaan yang sangat liar dan tidak memiliki batasan dalam
bergaul. Namun keluargaku tergolong cukup baik dalam membatasi pergaulan
anak-anaknya. Saat itu aku masih duduk di bangku SMP kelas 1 semester akhir,
dimana pertama kali aku mengalami menstruasi sebagai tanda awal pubertas. Saat
itu aku sangat gembira karena akhirnya aku merasa lebih dewasa, dan boleh
berpacaran seperti teman-temanku.
Saat itu aku memiliki wajah yang
cukup standar, bahkan terbilang agak jelek karena belum bisa merawat diri dengan
baik. Hal inilah yang selalu menjadi kendalaku dalam menjalin hubungan dengan lawan
jenis. Iya, tanpa sepengetahuan orang tua ku, aku mencari-cari pacar agar bisa
seperti teman-temanku. Namun, hal itu tak kunjung aku dapatkan karena parasku.
Suatu hari aku yang hobi membaca
sudah kehabisan buku untuk aku baca, uniknya karena terlalu suka membaca, aku
membaca semua buku-buku pelajaran kakak, dan ayahku, yang kebanyakan berisi
tentang agama. Karena kehabisan buku, aku diam-diam melirik buku yang dibaca
kakak ku, dengan bergambar wanita dewasa berpakaian sexi. Awalnya aku jijik
melihat tampilan dari buku itu, namun karena bosan dan ingin membaca, terpaksa
aku mengambil buku itu dari lemari kakaku secara diam-diam.
Aku lupa judulnya, yang jelas
tentang cinta dan misteri. Di sinilah pertama kali awal kebiasaan buruk itu
terjadi. Aku membaca satu bagian cerita yang menceritakan tenang adegan yang
tidak sepatutnya aku baca. Saat itu aku yang masih polos, merasakan sensasi
yang sangat nikmat ketika membacanya. Hingga tanpa sadar aku menempelkan guling
pada kemaluanku dan terjadilah masturbasi yang menjijikkan.
Awalnya aku menikmati kebiasaan
ini, namun lama kelamaan aku merasa bersalah entah pada siapa. Yang jelas
perasaan gelisah, dan takut menyertaiku. Akhirnya aku memutuskan untuk
menghentikan kebiasaan tersebut. Namun, menginjak kelas 3 SMP aku seringkali
dikecewakan oleh lawan jenis yang ku kenal di hp. Karena mereka mau berpacaran denganku,
namun setelah bertemu mereka kabur karena melihat wajahku yang sangat standar.
Akhirnya aku memutuskan untuk mau
berpacaran dengan siapapun, walaupun orangnya jelek dan lebih tua dariku. Benar
saja, aku memiliki banyak pacar laki-laki yang usianya jauh lebih tua dari ku.
Awalnya aku senang, namun lama kelamaan, mereka menunjukkan sikap ingin
mengajariku perbuatan maksiat, seperti berciuman bahkan lebih.
Namun, sungguh Allah Maha baik
pada ku, Dia memberiku anugerah rasa malu dan jijik yang berlebihan sehingga
setiap kali pacarku mulai merayu dan membicarakan perihal maksiat, aku bukannya
terangsang, namun malah merasa sangat jijik dan kabur. Walaupun kabur dari
mereka, terkadang aku teringat oleh kata-kata rayuan dari banyak laki-laki yang
aku pacaari, dan setiap tengah bulan, muncullah nafsu birahiku yang aku
lampiaskan dengan masturbasi.
Perjuangan Meninggalkan Masturbasi
Kebiasaan itu terus aku lakukan,
walaupun dalam diriku sudah ada tekad untuk meninggalkannya, namun kekuatan
pertengahan bulan selalu mengumpulkan nafsu yang cukup besar sehingga pada
tanggal-tanggal pertengahan aku selalu kalah dengan nafsu. Demikian gejolak
antara perasaan bersalah, ingin menghentikan kebiasaan, hingga kesulitan untuk berhenti
semua tercampur baur.
Pada suatu ketika, aku berusaha
membenarkan kebiasaanku karena aku melakukannya untuk menghindari maksiat dengan
lawan jenis. Aku mencoba browsing di internet perihal hukum onani atau
masturbasi. Hasilnya, aku justru menemukan banyak ancaman mengerikan yang
melarang sesorang melakukan masturbasi.
Kebetulan ketika SMA aku berada
di sekolah yang religius, di sana aku banyak mendapatkan pelajaran tentang
islam. Mulailah aku memantapkan langkahku untuk berhijrah menjadi muslim yang
menjalankan agama seutuhnya, aku mulai berjilbab, dan membatasi diriku dari
komunikasi antara lawan jenis, bahkan senantiasa menundukkan pandangan.
Namun yang namanya nafsu, tetap
saja sulit dihentikan. Dalam keadaan sepi, di rumah, terlebih pada pertengahan
bulan, kebiasaan itu terkadang masih aku lakukan. Dan setelah melakukannya ,
aku merasa berdosa dan menangis tersedu-sedu, mohon ampun pada Allah.
Aku mencoba berjuang lebih keras,
dan mencari tips islami menghentikan kebiasaan yang menjijikkan ini. Dan di mana
pun aku browsing, jawabannya selalu sama, yakni menikah atau puasa sunah. Aku mengawali
dengan mengerjakan puasa sunah ayamul bit. Disinilah aku tertegun, bahwa
ternyata islam menyunahkan puasa ayamul bit ( 3 hari dalam pertengahan bulan)
karena nafsu manusia memang selalu meningkat pada hari-hari tersebut. Subhanallah.
Aku semakin mantap memulai
rutinitas puasa ayamul bit, namun baru beberapa bulan aku menyerah, aku merasa
terlalu berat karena puasanya dilakukan 3 hari berturut-turut. Akhirnya aku
mencoba puasa sunah yang ku rasa lebih ringan, yakni puasa Senin-kamis. Dan
Alhamdulillah, kebiasaan itu perlahan berkurang.
Namun, ternyata semua tidak
berjalan mulus begitu saja. Ketika aku berada di titik terlemah, banyak
menghadapi masalah, sehingga kesulitan tidur, lagi-lagi aku melakukan kebiasaan
tersebut, karena setelah melakukannya aku bisa tertidur dengan nyenyak. Dan bangunnya,
kembali aku menangis tersedu-sedu mohon ampun pada Allah.
Karena terlalu jengkel, akhirnya
aku berazam pada diriku sendiri, jika aku melakukan masturbasi, maka aku harus
shalat malam 6 rakaat ditambah witir. Lalu aku meletakkan al Quran di kamar ku,
karena bisanya aku meletakkannya di tempat salat khusus yang ada di rumah. Hasilnya,
alhamdulillah, aku bisa berhenti dari kebiasaan tersebut. Selain karena nafsuku
berkurang akibat puasa yang rutin aku
lakukan, peletakan al Quran di dalam kamar juga aku rasa cukup ampuh. Karena
setelah aku mengaji, dan aku meletakkannya di kamar, maka ketika aku ingin
melakukan masturbasi di kamar, aku erasa malu dengan al Quran yang aku baca.
Demikianlah kisah seorang hamba
Allah yang berjuang meninggalkan kecanduan dari kebiasaan yang dilarang dalam
Islam. Bagi remaja muslim yang memiliki kebiasaan sama, dan ingin berhenti ,maka
cara yang dilakukan Andin (nama samaran) bisa diterapkan.
Pelajaran yang bisa di ambil, jika anda Ingin berhenti
dari masturbasi atau kebiasaan buruk lainnya, niatkanlah dengan sungguh-sungguh,
serta sesali perbuatan yang dilakukan. Karena niat andalah yang akan menjadi
kekuatan serta media Allah memberi solusi. Insya Allah.

0 Response to "Aku Ingin Berhenti dari Masturbasi (Kisah Motivasi )"
Post a Comment