Ingin Mendapatkan Calon Suami yang Baik? Berikut Ciri-ciri Pasangan yang Pantas Menjadi Imam dalam Pandangan Islam



Semua wanita pasti mengidamkan suami yang baik dalam kehidupannya, baik muslimah ataupun wanita non muslim sekalipun. Hal ini disebabkan karena suami adalah orang yang akan menemani kehidupan wanita hingga akhir hayat, bahkan tidak sebatas menemani, melainkan menjadi pemimpin yang mengarahkan ke mana arah rumah tangga mereka berjalan. Namun untuk mendapatkan imam yang baik tidaklah mudah, ada beberapa  kriteria dan ciri-ciri pasangan yang pantas menjadi imam untuk pertimbangan muslimah agar tidak salah pilih.

Ciri-ciri Pasangan yang Pantas Menjadi Imam dalam Islam


Ada banyak sekali ciri laki-laki yang pantas dijadikan suami, namun beberapa diantaranya yang wajib diperhatikan karena sesuai dengan pandangan islam, Berikut ciri-ciri pasangan yang pantas menjadi imam dunia akhirat, sebagai bahan pertimbangan muslimah sebelum ke jenjang pernikahan

1.Taat Beragama dalam Segala Kondisi


Ciri-ciri pasangan yang pantas menjadi imam pertama  tentunya adalah dengan melihat agama dari calon suami. Patokan pertama tentu solat lima waktu yang rajin dilakukan baik sepengetahuan kita, ataupun berdasarkan pengamatan orang lain. Solat sendiri merupakan tiang agama yang bisa mempengaruhi akhlak seseorang dan tolak ukur dari amalan yang lain. Sesuai dengan sabda Nabi SAW riwayat Thabrani

“Amal yang pertama kali akan dihisab seorang pada hari kiamat adalah solat. Jika solatnya baik maka dinilai baik semua amalannya yang lain, dan jika salatnya rusak maka rusak pula seluruh amalannya yang lain”

2.Mandiri


Ciri-ciri pasangan yang pantas menjadi imam selanjutnya adalah mandiri, dimana hal ini menjadi sangat penting ketika seseorang sudah berumah tangga. Jika seorang laki-laki terlihat mampu secara finansial, namun kekayaan dan pekerjaan yang diperoleh karena warisan atau campur tangan dari orang tua, tentu ini tidak masuk kriteria.

Sebaliknya, walaupun ada seorang laki-laki sederhana, namun mandiri dengan pekerjaannya, walaupun hanya seorang guru, atau bahkan seorang tukang bakso maka ia justru masuk kriteria imam yang baik. Pekerjaan dengan penghasilan kecil yang dilakukan sendiri bahkan bisa membantu orang tua, menunjukkan sifatnya yang pantang menyerah dan bertanggung jawab, sehingga kelak bisa menjaga anak dan istrinya agar tidak hidup dalam kesulitan.

3. Menghargai Wanita Terutama Ibu


Jika serang wanita ingin mendapat suami yang kelak bisa menghargai statusnya sebagai istri dan wanita, maka lihatlah perlakuannya kepada ibu. Walaupun laki-laki ini sangat baik pada wanita lain, namun jika sering berkata kasar pada ibu, cuek, dan jarang menyenangkan hati ibunya, maka bisa dipastikan kelak ia tidak akan bisa menghargai istrinya dengan baik dalam jangka waktu yang lama.
Sedangkan dalam agama sendiri syurganya laki-laki ada pada telapak kai ibu, lalu bagaimana istri bisa memperoleh surga dari suaminya, jika suaminya sendiri tidak bisa mendapatkan surga dari ibu nya?

4. Menyukai Anak-anak atau Hewan


Dalam rumah tangga, sifat penyayang sangat diperlukan untuk menjaga keharmonisan antar anggota keluarga. Jika seorang laki-laki menyukai anak-anak ataupun hewan, bisa dipastikan ia merupakan laki-laki penyayang. Rasulullah sendiri sangat menyukai hewan seperti kucing yang dipeliharanya dengan nama Mueza. Selain itu beliau juga menyukai anak-anak  seperti yang diriwayatkan dalam banyak hadis, riwayat muslim

“aku tidak pernah melihat seorang pun yang lebih sayang kepada anak-anak daripada Rasulullah SAW”

Hadis lain yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim
“datang seorang Arab Badui kepada Nabi saw lalu berkata ‘apakah kalian mencium anak-anak laki-laki? kami tidak mencium mereka’. Maka Nabi saw berkata ‘aku tidak bisa berbuat apa-apa kalau Allah swt mencabut rasa rahmat/sayang dari hatimu”

5.Mau Berubah


Selanjutnya adalah laki-laki yang mau berubah dan dirubah menjadi lebih baik, atau bisa dibilang mudah menerima nasihat dan tidak kaku. Lelaki yang mau berubah tidak akan pernah menganggap dirinya baik, sehingga terus berupaya untuk memperbaiki sikap nya, terlebih jika mendapat nasihat dan masukan. Jika lelaki sulit untuk berubah, berarti ia adalah orang yang egois, dan dikhawatirkan ketika menikah, ia tidak mau menerima masukan dari istri dalam menjalani nakhoda rumah tangga.

Ciri-ciri ini bisa dilihat dari sikapnya ketika kuliah, ikut pengajian, ataupun keseharian nya, dimana ketika mendapat pembelajaran di kampus. Misalnya, sudah mendapatkan jawaban yang benar dari dosen dan bersumber jelas, namun ia masih berusaha untuk menyanggahnya. Sebaliknya jika ia mudah menerima nasihat guru, ustad, bahkan sering meminta maaf, maka lelaki ini masuk kriteria lelaki yang bisa diajak berubah pada kebaikan.

6.Jarang  Curhat


Sebagai seorang imam ketika menikah nanti akan berperan sebagai tempat curhatan istri dalam mengeluhkan berbagai macam hal karena keseharian nya dalam mengurus rumah tangga. Jika lelaki suka curhat, berarti ia memiliki sikap yang mudah mengeluh, dan tentunya tidak bisa menjadi tempat berbagi yang menyenangkan ketika menikah. Hal ini bisa dilihat dari keseharian nya yang tidak banyak menceritakan masalahnya, ataupun bisa melalui media sosial yang sedikit mengandung keluhan dan curhatan pribadi.

7.Menjaga Penampilan


Ciri-ciri pasangan yang pantas menjadi imam terakhir yang terlihat remeh namun juga penting untuk dipertimbangkan adalah dalam keseharian nya menjaga penampilan. Berpenampilan rapi bersih, dan ganteng ketika di luar rumah, apalagi saat bekerja dan bertemu wanita itu sudah biasa. Namun penampilannya ketika di rumah yang harus diperhatikan dimana Allah sendiri dalam sebuah hadis riwayat muslim Maha indah dan menyukai keindahan, maka sudah sepantasnya laki-laki yang baik juga menjaga penampilannya.

Kalaupun wanita tidak bisa memperhatikan kehidupan calon nya di rumah, bisa menanyakan kepada orang yang bersangkutan. Jika di rumah laki-laki tersebut semrawut, bau, dekil, dan sering terlambat mandi, berarti ia bukan laki-laki yang bisa menjaga penampilan. Penampilan dalam memilih calon imam ini sangat penting, karena ketika menikah, wanita akan melihat semua keseharian pasangannya. Jika suaminya tidak bisa menjaga penampilan di rumah, maka istri bisa saja bosan terlebih jika sudah tinggal bersama selama bertahun-tahun.


Demikianlah beberapa ciri-ciri pasangan yang pantas menjadi imam dalam pandangan islam, dan bisa dijadikan pertimbangan sebelum memutuskan untuk ke jenjang pernikahan. Hal yang perlu diperhatikan adalah, sebelum menuntut mendapatkan imam yang baik, berusahalah menjadi diri yang baik sehingga pantas memperoleh suami yang shalih. Karena Allah berfirman dalam Al Quran Surah An Nur ayat 26 bahwa laki-laki yang baik untuk wanita yang baik, dan laki-laki yang tidak baik untuk wanita yang tidak baik, demikian sebaliknya.

0 Response to "Ingin Mendapatkan Calon Suami yang Baik? Berikut Ciri-ciri Pasangan yang Pantas Menjadi Imam dalam Pandangan Islam"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel