Ingin Mendapatkan Calon Suami yang Baik? Berikut Ciri-ciri Pasangan yang Pantas Menjadi Imam dalam Pandangan Islam
Wednesday, November 20, 2019
Add Comment
Semua wanita pasti mengidamkan
suami yang baik dalam kehidupannya, baik muslimah ataupun wanita non muslim
sekalipun. Hal ini disebabkan karena suami adalah orang yang akan menemani
kehidupan wanita hingga akhir hayat, bahkan tidak sebatas menemani, melainkan
menjadi pemimpin yang mengarahkan ke mana arah rumah tangga mereka berjalan.
Namun untuk mendapatkan imam yang baik tidaklah mudah, ada beberapa kriteria dan ciri-ciri pasangan yang pantas menjadi imam untuk pertimbangan
muslimah agar tidak salah pilih.
Ciri-ciri Pasangan yang Pantas Menjadi Imam dalam Islam
Ada banyak sekali ciri laki-laki
yang pantas dijadikan suami, namun beberapa diantaranya yang wajib diperhatikan
karena sesuai dengan pandangan islam, Berikut ciri-ciri pasangan yang pantas
menjadi imam dunia akhirat, sebagai bahan pertimbangan muslimah sebelum ke
jenjang pernikahan
1.Taat Beragama dalam Segala Kondisi
Ciri-ciri pasangan yang pantas
menjadi imam pertama tentunya adalah dengan melihat agama dari
calon suami. Patokan pertama tentu solat lima waktu yang rajin dilakukan baik sepengetahuan
kita, ataupun berdasarkan pengamatan orang lain. Solat sendiri merupakan tiang
agama yang bisa mempengaruhi akhlak seseorang dan tolak ukur dari amalan yang
lain. Sesuai dengan sabda Nabi SAW riwayat Thabrani
“Amal yang pertama kali akan
dihisab seorang pada hari kiamat adalah solat. Jika solatnya baik maka dinilai
baik semua amalannya yang lain, dan jika salatnya rusak maka rusak pula seluruh
amalannya yang lain”
2.Mandiri
Ciri-ciri pasangan yang pantas
menjadi imam selanjutnya adalah
mandiri, dimana hal ini menjadi sangat penting ketika seseorang sudah berumah
tangga. Jika seorang laki-laki terlihat mampu secara finansial, namun kekayaan
dan pekerjaan yang diperoleh karena warisan atau campur tangan dari orang tua,
tentu ini tidak masuk kriteria.
Sebaliknya, walaupun ada seorang
laki-laki sederhana, namun mandiri dengan pekerjaannya, walaupun hanya seorang
guru, atau bahkan seorang tukang bakso maka ia justru masuk kriteria imam yang
baik. Pekerjaan dengan penghasilan kecil yang dilakukan sendiri bahkan bisa
membantu orang tua, menunjukkan sifatnya yang pantang menyerah dan bertanggung
jawab, sehingga kelak bisa menjaga anak dan istrinya agar tidak hidup dalam
kesulitan.
3. Menghargai Wanita Terutama Ibu
Jika serang wanita ingin mendapat
suami yang kelak bisa menghargai statusnya sebagai istri dan wanita, maka
lihatlah perlakuannya kepada ibu. Walaupun laki-laki ini sangat baik pada
wanita lain, namun jika sering berkata kasar pada ibu, cuek, dan jarang menyenangkan
hati ibunya, maka bisa dipastikan kelak ia tidak akan bisa menghargai istrinya
dengan baik dalam jangka waktu yang lama.
Sedangkan dalam agama sendiri
syurganya laki-laki ada pada telapak kai ibu, lalu bagaimana istri bisa
memperoleh surga dari suaminya, jika suaminya sendiri tidak bisa mendapatkan
surga dari ibu nya?
4. Menyukai Anak-anak atau Hewan
Dalam rumah tangga, sifat
penyayang sangat diperlukan untuk menjaga keharmonisan antar anggota keluarga.
Jika seorang laki-laki menyukai anak-anak ataupun hewan, bisa dipastikan ia
merupakan laki-laki penyayang. Rasulullah sendiri sangat menyukai hewan seperti
kucing yang dipeliharanya dengan nama Mueza. Selain itu beliau juga menyukai
anak-anak seperti yang diriwayatkan
dalam banyak hadis, riwayat muslim
“aku tidak pernah melihat seorang
pun yang lebih sayang kepada anak-anak daripada Rasulullah SAW”
Hadis lain yang diriwayatkan oleh
Bukhari dan Muslim
“datang seorang Arab Badui kepada
Nabi saw lalu berkata ‘apakah kalian mencium anak-anak laki-laki? kami tidak
mencium mereka’. Maka Nabi saw berkata ‘aku tidak bisa berbuat apa-apa kalau
Allah swt mencabut rasa rahmat/sayang dari hatimu”
5.Mau Berubah
Selanjutnya adalah laki-laki yang
mau berubah dan dirubah menjadi lebih baik, atau bisa dibilang mudah menerima
nasihat dan tidak kaku. Lelaki yang mau berubah tidak akan pernah menganggap
dirinya baik, sehingga terus berupaya untuk memperbaiki sikap nya, terlebih
jika mendapat nasihat dan masukan. Jika lelaki sulit untuk berubah, berarti ia
adalah orang yang egois, dan dikhawatirkan ketika menikah, ia tidak mau
menerima masukan dari istri dalam menjalani nakhoda rumah tangga.
Ciri-ciri ini bisa dilihat dari
sikapnya ketika kuliah, ikut pengajian, ataupun keseharian nya, dimana ketika
mendapat pembelajaran di kampus. Misalnya, sudah mendapatkan jawaban yang benar
dari dosen dan bersumber jelas, namun ia masih berusaha untuk menyanggahnya.
Sebaliknya jika ia mudah menerima nasihat guru, ustad, bahkan sering meminta
maaf, maka lelaki ini masuk kriteria lelaki yang bisa diajak berubah pada
kebaikan.
6.Jarang Curhat
Sebagai seorang imam ketika
menikah nanti akan berperan sebagai tempat curhatan istri dalam mengeluhkan
berbagai macam hal karena keseharian nya dalam mengurus rumah tangga. Jika
lelaki suka curhat, berarti ia memiliki sikap yang mudah mengeluh, dan tentunya
tidak bisa menjadi tempat berbagi yang menyenangkan ketika menikah. Hal ini
bisa dilihat dari keseharian nya yang tidak banyak menceritakan masalahnya,
ataupun bisa melalui media sosial yang sedikit mengandung keluhan dan curhatan
pribadi.
7.Menjaga Penampilan
Ciri-ciri pasangan yang pantas
menjadi imam terakhir yang terlihat remeh namun juga penting untuk
dipertimbangkan adalah dalam keseharian nya menjaga penampilan. Berpenampilan
rapi bersih, dan ganteng ketika di luar rumah, apalagi saat bekerja dan bertemu
wanita itu sudah biasa. Namun penampilannya ketika di rumah yang harus
diperhatikan dimana Allah sendiri dalam sebuah hadis riwayat muslim Maha indah
dan menyukai keindahan, maka sudah sepantasnya laki-laki yang baik juga menjaga
penampilannya.
Kalaupun wanita tidak bisa
memperhatikan kehidupan calon nya di rumah, bisa menanyakan kepada orang yang
bersangkutan. Jika di rumah laki-laki tersebut semrawut, bau, dekil, dan sering
terlambat mandi, berarti ia bukan laki-laki yang bisa menjaga penampilan.
Penampilan dalam memilih calon imam ini sangat penting, karena ketika menikah,
wanita akan melihat semua keseharian pasangannya. Jika suaminya tidak bisa
menjaga penampilan di rumah, maka istri bisa saja bosan terlebih jika sudah
tinggal bersama selama bertahun-tahun.
Demikianlah beberapa ciri-ciri pasangan yang pantas menjadi imam
dalam pandangan islam, dan bisa dijadikan pertimbangan sebelum memutuskan
untuk ke jenjang pernikahan. Hal yang perlu diperhatikan adalah, sebelum
menuntut mendapatkan imam yang baik, berusahalah menjadi diri yang baik
sehingga pantas memperoleh suami yang shalih. Karena Allah berfirman dalam Al
Quran Surah An Nur ayat 26 bahwa laki-laki yang baik untuk wanita yang baik,
dan laki-laki yang tidak baik untuk wanita yang tidak baik, demikian
sebaliknya.

0 Response to "Ingin Mendapatkan Calon Suami yang Baik? Berikut Ciri-ciri Pasangan yang Pantas Menjadi Imam dalam Pandangan Islam"
Post a Comment