Ingin Bertobat? Kuatkan Azam Dengan Mengetahui Bakat Tobat dalam Diri Manusia
Thursday, November 28, 2019
Add Comment
Tobat merupakan salah satu jalan
bagi seseorang untuk kembali pada kebenaran setelah berada dalam perbuatan
dosa. Jika seseorang memiliki sebuah dosa besar ataupun kecil, namun tidak melakukan
tobat, maka dosa tersebut tidak akan diampuni oleh Allah SWT. Setiap jiwa seseorang
yang masih memiliki iman dalam hatinya, pasti ada rasa ingin tobat walaupun sedikit.
Fitrah Manusia Ingin Tobat
Pada dasarnya, setiap manusia itu
terlahir dalam keadaan suci, tanpa dosa, dimana bagi seorang muslim suara
pertama yang di dengar ketika lahir adalah azan, lafaz Allah. Karena itulah,
mengapa setiap orang di dunia ini pada dasarnya memiliki bakat yang sama, yakni
menjadi baik. Hanya saja bakat itu seringkali terkubur dengan minat yang salah,
yakni maksiat.
Padahal sudah diketahui bersama, bahwa
orang yang sukses itu adalah orang yang melakukan sesuatu karena bakat dan
minatnya, bukan hanya karena bakat ataupun hanya karena minat. Kalaupun ada
minat yang salah, yakni ingin berbuat maksiat, itu sebenarnya datang dari rayuan
setan melalui nafsu manusia. Dalam hadis qudsi yang diriwayatkan oleh Muslim
dan Ahmad, Allah berfirman
Inni Kholaqotu ‘ibaadii hunafaa’a kullauhum wa annahum
atathumussyayaatiinu faj taalathum ‘an
diinihim
“Sesungguhnya Aku menciptakan
hamba Ku dengan lurus ( hati dan jiwanya sejalan dengan agama ) lalu setan
datang menyesatkan (manusia) dari agamanya”
Oleh karena itu, sejatinya
manusia mempunyai keinginan untuk bertobat, kembali kepada fitrah nya, setelah
sekian lama ditinggalkan untuk mengikuti ajakan setan. Tidak menutup
kemungkinan, bahwa orang yang non muslim sekalipun memiliki fitrah tobat.
Sebagaimana sabda Rasulullah saw
Kullu mauluudin yuuladu ‘all fitroti fa abawaahu yuhawwidaatihi aw
yunasshiroootihi aw yumajjimaanihi
“Setiap manusia dilahirkan dalam
keadaan fitrah (suci) maka kedua orang tuanya lah yang menjadikannya Yahudi,
Nasrani, atau Majusi (H.R Bukhari)
Fitrah manusia yang mulia inilah
lalu dibelokkan oleh setan sehingga banyak manusia yang tersesat jalan.
Lakukan Tobat yang Sesungguhnya
Jika dalam diri seseorang sudah
ada keinginan untuk kembali ke fitrahnya , yakni ingin tobat, maka lakukanlah dengan hati nurani,
bukan karena dorongan orang lain. Yang harus diingat oleh seseorang adalah, bahwa
tobat bukanlah hal sepele, namun hal wajib yang harus dilaksanakan, sesuai
dengan perintah Allah dala Al Quran Surah Hud ayat 3
Waanistaghfiruu robbakum, tsumma tawwabu ilayhi
“Dan hendaklah kamu minta ampun
kepada Tuhan mu dan bertobatlah kepada Nya”
Dalam bertobat, kita harus
melakukannya dengan sungguh-sungguh,
jangan hanya sekadar bertobat ketika
ingat dosa, dan mengulanginya lagi ketika lupa. Sebagaimana firman Allah dalam
Al Quran
Yaa ayyuhalladzii naamanu tuubu ilallaahi taubatannasuuha
“Hai orang-orang yang beriman,
bertobatlah kepada Allah, dengan tobat yang semurni-murninya.
Sekali lagi, tobat yang dimaksud
disini adalah tobat sejati, bukan tobat setengah-setengah, atau tobat sambal,
dan sejenisnya.
Alasan Malas Bertobat
Banyak orang sudah mempunyai rasa
ingin tobat yang tinggi, namun masih
enggan melakukan tobat dengan sebenar-benarnya . Pertama, mereka
beralasan tobat itu hanya wajib dilakukan jika melakukan dosa besar saja, dan
dosa kecil cukup dengan minta ampun pada Allah yang Maha mengampuni. Mereka
tidak sadar bahwa dosa yang mereka anggap kecil akan jadi besar jika dilakukan
berulang kali dan diremehkan begitu saja.
Mereka terlalu sombong untuk
bertobat, padahal Rasulullah saw yang bersih dari dosa saja senantiasa bertobat
dan minta ampun kepada Allah, tanpa menunggu adanya dosa yang dilakukan.
Sebagaimana hadis ang diriwayatkan oleh Bukhari, Rasululah bersabda
‘an abiihuroyroota rodiyallahhu anhu qoola,sami’tu rosuulullohi
sollallohu’alaihi wasalam yaquulu, wallohiinni laastaghfirulloha wa atuubu
ilaiyhi fil yaumi aktsaro min sab’iinamarrotan
“dari Abu Hurairah ra, ia berkata,
‘saya mendengar Rasulullah saw bersabda ‘demi Allah sesungguhnya saya membaca istighfar
dan bertobat kepada Nya lebih dari 70
kali sehari”
Alasan kedua banyak orang bertobat karena menganggap dirinya sudah terlalu
hina, terlalu banyak dosa hingga merasa tidak pantas bertobat. Padahal tobat
itu bukan perkara pantas atau tidaknya seseorang, melainkan diterima atau tidak
tobat nya. Yang jelas Allah akan senang melihat tobat seseorang, sebagaimana
yang disabdakan Rasulullah saw
“Sesungguhnya
Allah gembira menerima tobat hamba Nya melebihi kegembiraan seseorang diantara
kalian ketika menemukan kembali untanya yang hilang di padang yang luas”
Mulai Tobat dengan Tiga Langkah Mudah
Oleh karena itu, mulailah kembalikan
diri menuju fitrahnya yang selalu ingin tobat , caranya adalah dengan memegang kunci bertobat yakni niat dan
azam yang kuat. Setelah memegang kuncinya, barulah lakukan tobat dengan tiga
langkah mudah
1.Tinggalkan maksiat yang sudah
dilakukan sebelumnya
2. Sesali kesalahan dan perbuatan
dosa yang telah dilakukan
3.Dan bertekad lah untuk tidak
mengulanginya lagi.
Demikianlah bakat tobat yang ada
dalam diri seseorang, serta kunci yang harus dipegang oleh mereka yang ingin
tobat. Ingatlah bahwa Allah membentangkan tangan Nya pada waktu malam untuk
menerima tobat orang yang berbuat dosa pada siang hari. Dan akan membentangkan
tangan Nya pada waktu siang untuk menerima tobat orang yang berbuat dosa pada
malam hari, hingga matahari terbit dari barat (HR Muslim)

0 Response to "Ingin Bertobat? Kuatkan Azam Dengan Mengetahui Bakat Tobat dalam Diri Manusia"
Post a Comment