Ciri ciri Teman yang Harus Dijauhi menurut Pandangan Islam

 


 

Mencari teman memang terbilang gampang-gampang susah. Kalau tidak pandai memilih, bisa mendapatkan teman yang salah. Tapi kalau terlalu selektif, kadang juga susah menemukannya. Padahal dalam memilih teman kamu hanya perlu tahu ciri-ciri teman yang harus dijauhi sebagai pertimbangan.

Ciri-ciri Teman yang Harus Dijauhi

Dalam islam, seseorang juga dituntut untuk bisa memilih teman yang bisa memberikan kebaikan di dunia dan di akhirat. Tentu saja ada beberapa jenis orang yang lebih baik dijauhi dari pada memberikan mudharat bagi diri sendiri, di antaranya:

1. Suka Membicarakan Orang Lain atau Ghibah

Teman yang suka ghibah atau membicarakan orang lain perlu dijauhi jika teman terdekatnya tidak bisa mencegah atau menghentikannya. Apabila masih memiliki kemampuan untuk menasihatinya agar tidak suka berghibah, tentu tidak ada salahnya untuk menjadikannya teman yang bisa diajak pada kebaikan.

Tapi kalau kebiasaan ghibah yang dilakukan tidak bisa dihentikan, mau tidak mau kamulah yang harus menjauhinya. Tapi menjauh yang dimaksud tentunya bukan memutuskan tali silaturahmi. Tetap berteman tapi jangan dekat dan sekedar kenal saja.

 Beberapa alasan teman jenis ini wajib dijauhi adalah:

  •   Teman yang suka ghibah otomatis akan terus mengajak orang terdekatnya ghibah. Meskipun hanya mendengarkan saja, tapi dosa ghibah tersebut juga akan didapatkan karena tidak bisa mencegah dan menghentikan kemungkaran tersebut termasuk dengan pendengaran dan hati.(Syeikh Ibnu Utsaimin dalam syarah Riyadhusshalihin)
  • Teman yang memiliki kebiasaan ghibah sangat mungkin untuk mengghibahi temannya ketika sedang bersama teman yang lain. Ini karena kebiasaan yang sudah mendarah daging dan tidak bisa dihentikan. Jadi, suatu saat kamu bisa saja menjadi korban ghibah dan fitnahnya. 
  •  Menyebarkan kebencian kepada orang lain yang dibicarakan. Apabila yang dibicarakan keburukan orang lain, secara tidak langsung hati yang mendengarkan keburukan tersebut akan merasa benci dan illfeel tanpa tahu kebenarannya terlebih dahulu.

2. Tipe Parasit

Ciri-ciri teman yang harus dijauhi selanjutnya adalah tipe parasit. Parasit adalah teman yang hanya datang ketika ia membutuhkan bantuan atau ada maunya saja.

Sementara saat tidak ada maunya, ia sangat susah dihubungi atau dimintai bantuan. Teman jenis ini jika dibiarkan hanya akan membawa kerugian dan tentunya bisa menyakiti hatimu.

Untuk menjaga hati dari perasaan jengkel, lebih baik menjauhi teman jenis ini. Kecuali ketika mampu mengarahkannya menjadi teman yang baik dan tulus mengartikan hubungan pertemanan.

3. Banyak Mengeluh

Tidak ada salahnya memiliki teman banyak mengeluh. Tapi jika terus dilakukan, teman atau orang yang ada di sekitarnya justru akan terpengaruh untuk ikut mengeluh dan kurang dalam bersyukur. Teman jenis ini sebisa mungkin dinasihati terlebih dahulu agar lebih banyak bersyukur dibanding mengeluh.

Tapi setelah diingatkan tidak ada perubahan dan dirimu mulai terpengaruh untuk ikut-ikut mengeluh, lebih baik tidak menjadikannya sebagai teman dekat.

4. Munafik

Ada banyak sekali ciri-ciri teman munafik yangharus diwaspadai seperti suka berbohong dan gampang ingkar janji.

Kalau ciri tersebut terdapat pada temanmu, lebih baik memilih untuk menjauhinya dibanding menjadikannya teman dekat. Berteman dengan orang munafik hanya akan membawa kerugian bagi dirimu.

Tidak heran dalam islam orang munafik digolongkan ke dalam golongan orang yang menghuni neraka seperti yang difirmankan Allah dalam Al Quran surat An Nisa ayat 145.

5. Suka Berprasangka Buruk

Terbiasa berprasangka  buruk membuat seseorang sulit percaya pada orang lain dan selalu memandang buruk apa yang orang lain lakukan. Meskipun perbuatan baik sekalipun. Tentu saja tidak menutup kemungkinan bahwa kamu juga orang yang selalu diprasangkai dengan prasangka buruk.

Semua perbuatan baik yang dilakukan temannya selalu dicurigai serta tidak adanya rasa percaya. Tentu saja pertemanan tidak bisa dibangun tanpa rasa saling percaya sehingga lebih baik dijauhi saja.

6. Gampang Jealous

Perasaan saling cemburu tidak hanya terjadi antara pasangan saja. Dalam hubungan pertemanan juga sering kali terjadi kecemburuan ketika teman yang sangat disayangi memberikan perhatian lebih pada teman lainnya.

Walaupun cemburu tanda sayang, tapi cemburu yang berlebihan juga membuatmu seakan dikuasai oleh seorang teman pencemburu tadi.  Jadi sangat sulit berbuat baik dan menjalin pertemanan dengan teman yang lain karena dikuasai sendiri.

Daripada merusak hubungan sosialmu dengan orang lain, tentunya lebih baik apabila dijauhi dan sekedar berteman biasa saja.

7. Bangga dalam Berbuat Maksiat

Setiap muslim memang diberikan kewajiban dakwah kepada orang lain agar bisa saling mengingatkan pada kebaikan dan menjauhi kemunkaran. Sayangnya seorang teman yang bangga akan perbuatan maksiat yang biasa dilakukan justru sangat sulit diberi nasihat.

Saat ada teman yang bangga dengan perbuatan maksiat atau perbuatan kurang baik lainnya seperti nonton film porno, bolos sekolah, suka ganti-ganti pacar, dan sebagainya, maka lebih baik dijauhi.

Jika tidak, maka perbuatan maksiat yang mereka lakukan justru akan mempengaruhimu untuk turut serta melakukannya.

Berbeda halnya dengan pelaku maksiat yang masih merasa malu dengan perbuatannya. Tipe teman seperti ini biasanya lebih mudah dinasihati dan diajak bertobat.

8. Tidak Punya Motivasi untuk Menjadi Lebih Baik

Dalam berteman, motivasi untuk terus berbuat baik menjadi hal yang sangat penting. Dalam islam motivasi dan keinginan untuk semakin baik ini bisa menjadi media untuk berlomba-lomba dalam kebaikan.

Tapi apabila seorang teman tidak memiliki motivasi sama sekali untuk menjadi lebih baik, ia bisa mempengaruhi semangat mu untuk terus berbuat baik. Semangatmu bisa ikut-ikutan mengendur dan tidak bisa menjadi orang yang lebih baik  tanpa adanya motivasi dari diri sendiri ataupun orang lain.

Beberapa ciri-ciri teman yang harus dijauhi di atas bisa dijadikan pertimbangan dalam memilih teman yang tepat dan tidak memberikan mudharat dalam kehidupan. Tapi bagi seorang kader dakwah yang tangguh dan tidak mudah terpengaruh, tidak ada salahnya untuk bertahan dan berbalik menjadi da’i yang menjelma sebagai teman untuk mengajak mereka pada kebaikan.

0 Response to "Ciri ciri Teman yang Harus Dijauhi menurut Pandangan Islam"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel