Anti Galau, Simak Tips Mencapai Ketenangan Jiwa Dalam Islam Berikut Ini
Saturday, November 16, 2019
Add Comment
Dalam hidup ini, semua orang pasti pernah merasakan ketidak tenangan dalam hati dan pikirannya yang disebabkan oleh berbagai
hal. Baik karena himpitan ekonomi, kesulitan jodoh, keluarga yang tidak
romantis, hingga ketidaktenangan yang tanpa sebab. Ketidaktenangan ini kemudian membuat banyak
orang beramai-ramai mendatangi psikolog, atau tempat hiburan demi mendapatkan ketenangan jiwa
Solusi Mendapatkan ketenangan Jiwa yang Keliru
Banyak orang mengatasi hati
yang tidak tenang dengan cara yang keliru, atau bahkan menambah masalah. Dimana mereka mengatasi ketidaktenangan jiwa nya dengan segala kesenangan
hidup. Bukan mengatasinya dengan hal yang mendatangkan ketenangan jiwa, padahal antara kesenangan dan ketenangan itu
jauh berbeda.
Orang yang memiliki segala kesenangan hidup belum tentu
jiwanya tenang, sementara orang yang
jiwanya tenang, sudah pasti hidupnya senang. Imam Ghazali dalam kitab Ihya ulumuddin mengatakan
bahwa sumber kesenangan itu ada 4 yaitu pengetahuaan, kesehatan, harta, dan kedudukan atau status sosial. Lalu pertanyaannya apakah seseorang bisa mengobati kegelisahan jiwa kita dengan 3 hal
tersebut? tentu tidak.
Sebagai contoh, semua orang sudah
mengetahui bahwa Jepang adalah sebuah negara
yang penduduknya sejahtera. Dimana pengangguran dibiayai oleh pemerintah. Namun
faktanya , justru penduduk Jepang banyak yang mati bunuh diri, sedangkan bunuh diri itu tanda orang
yang hatinya sedang resah, dan tidak tenang.
Dimana Letak Ketenangan Jiwa?
Mengenai solusi meraih ketenangan jiwa ini, sebagai umat muslim
sudah semestinya mencari solusi permasalahan hidupnya kepada Allah melalui kitab
Nya. Disini Allah sudah memberikan solusi kepada manusia dalam Al Quran Surah ar ra’du ayat 28 yang bunyinya
Alladzi naa mamui watathmainnulquluubihum bidzikrillah, alaa bidzikrillahitathmainnul quluub
Artinya :
(yaiu) orang beriman dan hati mereka menjadi tenang dengan mengingat Allah
hati menjadi taentram.
Dari sini bisa diketahui dengan jelas bahwa untuk mendapatkan
ketenangan jiwa , cukup dengan mengingat Allah. Penerapannya tentu dengan
berdzikir, dan dzikir yang dimaksud disini bukan sekedar dzikir dengan
menggerakkan bibir tapi dzikir yang disertai dengan penghayatan Hanya dengan berdzikir kita akan mendapatkan
ketenangan karena Allah senantiasa beserta orang-orang yang berdzikir
Anaa 'ind dzhanni abdiibi wa anaa ma''ahu haytsuu yadzkuruuni
Artinya :
Aku (Allah) menurut persangkaan hambaKu, dan aku berada besertanya dimana
saja mereka mengingat Aku
H.R Muslim 4832
Tips Meraih Ketenangan Jiwa
Setelah mengetahui letak ketenangan jiwa, yakni
dengan mengingat Allah, yang Maha Menciptakan ketenangan, maka ada baiknya seseorang menerapkannya dengan
beberapa tips dari sahabat Rasulullah
yaitu Ibnu Mas’ud ra. Dimana pada suatu hari ia didatangi oleh seorang sahabat
yang mengeluhkan hatinya yang tidak tenang. Lalu Ibnu Mas’ud memberikan saran seperti berikut ini
1.Membawa Hati ke Tempat Orang Mengaji
Jika hati sedang dirundung gelisah, maka bawalah hati yang berpenyakit
itu ke tempat orang membaca Al
Quran. Dengarkan dengan baik, hayati maknanya, lalu ikut serta membaca Al Quran.
2. Pergi ke Majelis Ta’lim
Langkah selanjutnya
adalah membawa hati kemajelis ta’lim yang
dapat mengingatkan seseorang kepada Allah SWT. Kalaupun majelis
ta’lim jarang digelar di lingkungan, bahkan hingga sebulan sekali, solusinya
adalah dengarkan ceramah agama melalui youtube atau media internet lainnya,
tentu dengan sumber yang sudah terpercaya.
3.Membawa Hati Bersama Allah
Jika
hati masih saja dirundung ketidaktenangan, maka bawalah ke tempat sunyi, yang hanya ada dirinya dan Allah, Sang Pemilik Ketenangan, yakni di sepertiga malam . Mintalah kepada sang Pemilik Hati agar diberikan
ketenangan jiwa, dan iringi dengan permohonan
ampun atas segala dosa kepada Allah. Karena bisa jai hati tidak tenang
karena banyaknya dosa yang belum disadari dan tidak diampuni Allah.
Demikianlah beberapa tips
dari Ibnu mas’ud dalam mengatasi ketidaktenangan jiwa yang patut untuk ditiru
terutama bagi umat muslim. Ingatlah,hanya orang yang
pernah gelisah yang bisa merasakan
nikmatnya ketenangan jiwa. Hanya orang yang pernah sedih yang bisa
merasakan nikmatnya kegembiraan setelah ia menyadari kesalahannya. Maka
beruntunglah orang yang mau mengambil hikmah dari segala peristiwa
yang dialami.

0 Response to "Anti Galau, Simak Tips Mencapai Ketenangan Jiwa Dalam Islam Berikut Ini"
Post a Comment