Anti Galau, Simak Tips Mencapai Ketenangan Jiwa Dalam Islam Berikut Ini


Dalam hidup ini, semua orang pasti pernah merasakan ketidak tenangan dalam hati dan pikirannya yang disebabkan oleh berbagai hal. Baik karena himpitan ekonomi, kesulitan jodoh, keluarga yang tidak romantis, hingga ketidaktenangan yang tanpa sebab.  Ketidaktenangan ini kemudian membuat banyak orang beramai-ramai mendatangi psikolog, atau tempat hiburan demi mendapatkan ketenangan jiwa

Solusi Mendapatkan ketenangan Jiwa yang Keliru


Banyak orang mengatasi hati yang tidak tenang dengan cara yang keliru, atau bahkan menambah masalah. Dimana mereka mengatasi ketidaktenangan jiwa nya dengan segala kesenangan hidup. Bukan mengatasinya dengan hal yang mendatangkan ketenangan jiwa, padahal antara kesenangan dan ketenangan itu jauh berbeda.

Orang yang memiliki segala kesenangan hidup belum tentu jiwanya tenang, sementara orang yang jiwanya tenang, sudah pasti hidupnya senang. Imam Ghazali dalam kitab Ihya ulumuddin mengatakan bahwa sumber kesenangan itu ada 4 yaitu pengetahuaan, kesehatan, harta, dan kedudukan atau status sosial. Lalu pertanyaannya apakah seseorang bisa mengobati kegelisahan jiwa kita dengan 3 hal tersebut? tentu tidak.
           
Sebagai contoh, semua orang sudah mengetahui bahwa Jepang adalah sebuah negara yang penduduknya sejahtera. Dimana pengangguran dibiayai oleh pemerintah. Namun faktanya , justru penduduk Jepang banyak yang mati bunuh diri, sedangkan bunuh diri itu tanda orang yang hatinya sedang resah, dan tidak tenang.

 

Dimana Letak Ketenangan Jiwa?


Mengenai solusi meraih ketenangan jiwa ini, sebagai umat muslim sudah semestinya mencari solusi permasalahan hidupnya kepada Allah melalui kitab Nya. Disini Allah sudah memberikan solusi kepada manusia dalam Al Quran Surah ar ra’du ayat 28 yang bunyinya

Alladzi naa mamui watathmainnulquluubihum bidzikrillah, alaa bidzikrillahitathmainnul quluub            
Artinya :
(yaiu) orang beriman dan hati mereka menjadi tenang dengan mengingat Allah hati menjadi taentram.

Dari sini bisa diketahui dengan jelas bahwa untuk mendapatkan ketenangan jiwa , cukup dengan mengingat Allah. Penerapannya tentu dengan berdzikir, dan dzikir yang dimaksud disini bukan sekedar dzikir dengan menggerakkan bibir tapi dzikir yang disertai dengan penghayatan  Hanya dengan berdzikir kita akan mendapatkan ketenangan karena Allah senantiasa beserta orang-orang yang berdzikir

Anaa 'ind dzhanni  abdiibi wa anaa ma''ahu haytsuu yadzkuruuni

Artinya :
Aku (Allah) menurut persangkaan hambaKu, dan aku berada besertanya dimana saja mereka mengingat Aku
H.R Muslim 4832

Tips Meraih Ketenangan Jiwa


Setelah mengetahui letak ketenangan jiwa, yakni dengan mengingat Allah, yang Maha Menciptakan ketenangan, maka ada baiknya seseorang menerapkannya dengan beberapa tips dari sahabat Rasulullah yaitu Ibnu Mas’ud ra. Dimana pada suatu hari ia didatangi oleh seorang sahabat yang mengeluhkan hatinya yang tidak tenang. Lalu Ibnu Mas’ud memberikan saran seperti berikut ini

1.Membawa Hati ke Tempat Orang Mengaji


Jika hati sedang dirundung gelisah, maka bawalah hati yang berpenyakit itu ke tempat orang membaca Al Quran. Dengarkan dengan baik, hayati maknanya, lalu ikut serta membaca Al Quran.

2. Pergi ke Majelis Ta’lim


 Langkah selanjutnya adalah membawa  hati kemajelis ta’lim yang  dapat mengingatkan seseorang kepada Allah SWT. Kalaupun majelis ta’lim jarang digelar di lingkungan, bahkan hingga sebulan sekali, solusinya adalah dengarkan ceramah agama melalui youtube atau media internet lainnya, tentu dengan sumber yang sudah terpercaya.

3.Membawa Hati Bersama Allah


Jika hati masih saja dirundung ketidaktenangan, maka bawalah ke tempat sunyi, yang hanya ada dirinya dan Allah, Sang Pemilik Ketenangan, yakni di sepertiga malam . Mintalah kepada sang Pemilik Hati agar diberikan ketenangan jiwa, dan iringi dengan permohonan ampun atas segala dosa kepada Allah. Karena bisa jai hati tidak tenang karena banyaknya dosa yang belum disadari dan tidak diampuni Allah.
           
Demikianlah beberapa tips dari Ibnu mas’ud dalam mengatasi ketidaktenangan jiwa yang patut untuk ditiru terutama bagi umat muslim. Ingatlah,hanya orang yang pernah gelisah  yang bisa merasakan nikmatnya ketenangan jiwa. Hanya orang yang pernah sedih yang bisa merasakan nikmatnya kegembiraan setelah ia menyadari kesalahannya. Maka beruntunglah orang yang mau mengambil hikmah dari segala peristiwa yang dialami.
            

0 Response to "Anti Galau, Simak Tips Mencapai Ketenangan Jiwa Dalam Islam Berikut Ini"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel