Puisi untuk Ibu
Sunday, December 22, 2013
1 Comment
Kau bidadari
pemberi cinta
Peluhmu tetesan
embun yang memberi pengorbanan demi hati yang selalu terbakar kegelisahan
Tutur katamu
gemericik air hujan yang mendamaikan perasaan
Air matamu
butiran mutiara yang bgitu brhrga
Senyummu sinar
rmbulan yg mnerangi jlanku kala ku jatuh dan hilang arah
Namun kau tak
menjual semua itu
Kau memberiku
dengan ikhlas demi kebahagiaanku
Demi melihat
senyummku
Demi hidupku
Padahal derita
dalam hidupmu belum lagi terobati
Kau memberiku tanpa mengharap balas
Nmun apa yang ku buat?
Aku balas
semua itu dengan lidahku yang berapi dan membakar senyummu
Dengan tutur kataku yang bergemuruh dan maresahkanmu
Dan sikapku yang bagaikan jarum yan g trus menusuk-nusuk hatimu
Maafkan aku ibu atas segala balas jasaku yang tak mengerti perasaanmu
Semoga hari ini, esok, dan seterusnya doaku menembus
langit dan sampai padaNya
Untuk selalu menjagamu didunia
Dan menemanimu diakhirat
Aamiinn
Tunggu aku Ibu
Tunggu kepulanganku dari perantauan ini
Jalan dakwahku masih sangat panjang
Namun doamu kan selalu menemani setiap langkahku
Jika aku berhasil dalam perjuangan dakwah ini
Akan kuhibahkan imbalan
pahala surganya kepadamu
Karena bagiku,cukup cinta Allah sebagai imbalanNya
Tunggu aku membopong segala harapanmu dipundakku Ibu
Selamat hari ibu ............
I love You mother...

terimakasih,, selahkan mas,, untuk ibunya t
ReplyDelete